Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demi Amplop Lebaran, Warga Banyumas Rela Antre Tukar Uang

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Amplop Lebaran, Warga Banyumas Rela Antre Tukar Uang Doc: ANTARA/ Sumarwoto
Ket. Warga menukarkan uang rupiah pecahan kecil yang masih baru melalui mobil layanan kas keliling BI dalam kegiatan Serambi 2026 di Purwokerto, Banyumas, Jateng, Kamis (5/3/2026).

PURWOKERTO – Suasana di Sasana Krida, Kompleks Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, tampak lebih ramai dari biasanya pada Kamis pagi itu.

Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, datang dengan semangat yang sama: menukarkan uang rupiah pecahan kecil untuk persiapan Lebaran.

Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat rapi di lokasi penukaran uang layak edar dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri 2026 (Serambi 2026) yang digelar oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto bersama enam bank umum.

Bagi banyak warga, menukar uang baru bukan sekadar transaksi, tetapi juga bagian dari tradisi menyambut Idul Fitri—untuk dibagikan kepada keluarga, kerabat, hingga anak-anak saat hari raya tiba.

Dengan wajah penuh harap, warga bergantian menunggu giliran sambil berbincang ringan satu sama lain. Kegiatan ini pun menjadi momen yang bukan hanya memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan kecil, tetapi juga menghadirkan suasana hangat khas Ramadan yang semakin mendekatkan warga dengan tradisi Lebaran.

Salah seorang warga Purwokerto, Fitri mengaku sengaja menukarkan uang rupiah pecahan kecil yang masih baru untuk dibagikan kepada anak-anak, saudara, dan sebagainya saat Lebaran

“Saya menukarkan satu paket senilai Rp5,3 juta terdiri atas pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, dan Rp50.000,” katanya.

Menurut dia, layanan penukaran uang tersebut cukup mudah dan cepat meskipun saat memesan melalui laman pintar.bi.go.id agak kesulitan karena seperti sedang berburu tiket.

“Kemarin saat mendaftar harus menyiapkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan email (surat elektronik/surel). Alhamdulillah saat menukar gampang dan cepat,” katanya menjelaskan.

Warga lainnya, Miftakhurrahmat mengaku menukarkan uang pecahan kecil sebesar Rp2.820.000 untuk persiapan Lebaran.

“Tadi tukar Rp2.820.000, pecahan Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 sampai Rp1.000. Untuk persiapan Lebaran, bagi-bagi ke sanak saudara,” kata dia yang berasal dari Kemranjen.

Ia menilai proses penukaran uang tahun ini lebih tertata, teliti, dan jeli dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut dia, hal itu terlihat dengan adanya seleksi sejak awal proses pemesanan melalui aplikasi Pintar.

“Bahkan NIK-nya salah satu angka saja langsung ditolak Kalau dulu setelah mendaftar langsung cepat-cepatan antre di mobil layanan kas keliling,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.