Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Realokasi Belanja yang Kurang Prioritas ke Sektor Produktif

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, belanja produktif APBN adalah alokasi anggaran pemerintah yang ditujukan untuk sektor-sektor penggerak ekonomi, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Tujuannya adalah menciptakan dampak positif berganda (multiplier effect), meningkatkan produktivitas nasional, dan mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Pemerintah perlu mengurangi belanja rutin yang tinggi, terlalu banyak porsi anggaran untuk gaji, tunjangan, dan belanja birokrasi yang tidak meningkatkan produktivitas pelayanan publik. Biaya perjalanan dinas, rapat-rapat di hotel, dan pengadaan barang yang tidak mendesak,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...
Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.