Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Lonjakan Harga, Stok Bahan Pokok di Penajam Dipantau Ketat

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 18:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Harga, Stok Bahan Pokok di Penajam Dipantau Ketat Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Suasana salah satu pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimntan Timur.

PENAJAM PASER UTARA – Ketersediaan dan stabilitas harga komoditas bahan pokok menjadi faktor krusial selama Ramadan hingga Idul Fitri karena periode ini identik dengan lonjakan permintaan masyarakat.

Tanpa pengelolaan pasokan yang baik, peningkatan konsumsi berpotensi memicu gejolak harga yang dapat menekan daya beli, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan distribusi pangan berjalan lancar, stok tetap terjaga, serta melakukan pengawasan pasar agar tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga.

Stabilitas harga pangan pada masa ini juga memiliki dampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan inflasi nasional.

Dengan menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, momentum Ramadan dan Idul Fitri tidak hanya berjalan kondusif bagi masyarakat, tetapi juga mendukung kepercayaan publik terhadap efektivitas kebijakan pengendalian pangan.

Bahan pangan di pasaran Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur terus dipantau guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas kebutuhan bahan pokok di kabupaten setempat terjaga sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2025 Masehi.

"Pemantauan terus dilakukan untuk pastikan pasokan dan kestabilan harga komoditas bahan pangan di pasaran," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Margono Hadisusanto ketika ditanya mengenai komoditas pangan selama bulan puasa di Penajam.

Pantauan rutin dilakukan dan hingga kini kondisi harga pangan di pasaran masih terkendali, lanjut dia, dan komoditas cabai mengalami penurunan harga dari kisaran Rp80.000 per kilogram turun menjadi Rp65.000 per kilogram.

Bahan pangan seperti minyak goreng, beras, bawang merah dan bawang putih, serta sayur-sayuran dan komoditas pangan lainnya masih tersedia di pasaran dengan harga stabil.

Kendati saat ini harga kebutuhan bahan pokok masih relatif stabil, tetapi terdapat potensi kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat saat Ramadhan, juga menjelang Idul Fitri.

"Harga masih relatif stabil dan persediaan masih cukup aman saat bulan puasa, jika ditemukan kenaikan harga signifikan dilakukan operasi pasar," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara komitmen menjaga stabilitas harga bahan pangan selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, salah satunya melalui kegiatan operasi pasar di setiap kecamatan.

Operasi pasar berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), asosiasi pedagang lokal dan penyalur (distributor), kata dia, menyediakan bahan pangan seperti beras, gula pasir, telur, minyak goreng dan lainnya dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Gelaran operasi pasar diawali diadakan di parkiran Masjid Agung Al Ikhlas Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, dengan menyediakan beras SPHP dan premium, gula pasir, minyak goreng dan elpiji subsidi, serta lainnya, demikian Margono Hadisusanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.