Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPSPL Sultra Evakuasi Bangkai Paus Sperma di Pantai Totobo Kolaka ke Laut Lepas

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 03:15 WIB | Oleh:
BPSPL Sultra Evakuasi Bangkai Paus Sperma di Pantai Totobo Kolaka ke Laut Lepas Doc: ANTARA/Andry Denisah
Ket. Foto udara sejumlah warga mendekati bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Desa Totobo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/3).

KENDARI - Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Sulawesi Tenggara tengah berupaya mempercepat evakuasi bangkai paus sperma yang terdampar di Pantai Desa Totobo, Kabupaten Kolaka, Rabu (4/3). Langkah penarikan bangkai mamalia laut tersebut ke tengah laut lepas menjadi pilihan utama guna mengantisipasi ancaman pencemaran udara di wilayah pemukiman warga sekitar. 

Meski terkendala kebutuhan armada kapal bermesin besar akibat bobot paus yang masif, otoritas setempat memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar proses penguraian alami di samudra dapat segera dilaksanakan sebelum dampak bau busuk kian meluas.

Penanggung Jawab BPSPL Wilayah Kerja Sultra Jufri dihubungi di Kendari, Rabu, menyampaikan bahwa langkah penarikan ke tengah laut diambil untuk meminimalisasi dampak pencemaran udara di sekitar pemukiman warga.

"Rencananya bangkai paus tersebut akan ditarik ke tengah laut. Nanti di sana akan diikat menggunakan jangkar di area gusung yang dangkal agar tidak hanyut kembali ke daratan," kata dia.

Ia menjelaskan proses evakuasi saat ini masih menunggu ketersediaan armada kapal dengan kapasitas mesin besar.

Mengingat bobot mamalia laut tersebut besar, katanya, evakuasi tidak memungkinkan untuk dilakukan secara manual.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk pengadaan kapal penarik. Jika armada telah tersedia, bangkai paus akan segera dipindahkan agar proses penguraian secara alami terjadi di laut lepas.

"Sudah dua hari bangkai paus ini berada di pantai. Seiring bertambahnya waktu, aroma busuk pasti mulai tercium. Evakuasi ke tengah laut adalah satu-satunya solusi untuk mengurangi bau yang sampai ke pemukiman," ujarnya.

Pihaknya tidak memiliki langkah mitigasi khusus untuk meredam bau selama bangkai masih berada di bibir pantai, sehingga percepatan evakuasi menjadi prioritas utama tim di lapangan.

Hingga kini, pihak berwenang terus memantau kondisi di Pantai Totobo sembari memastikan kesiapan teknis penarikan agar tidak menimbulkan kendala baru saat proses evakuasi berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
NASA Umumkan Nama Awak untu...

PT KAI Luncurkan Platform Space Digital

3 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Platform S...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.