Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjebak Perang, 58 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Terlantar di Bandara, DPR Desak Evakuasi Darurat

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Terjebak Perang, 58 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Terlantar di Bandara, DPR Desak Evakuasi Darurat Doc: ANTARA/HO-DPR
Ket. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri.

JAKARTA - Nasib sekitar 58.873 jamaah umrah asal Indonesia kini berada dalam ketidakpastian menyusul eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang kian mencekam. 

Penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah memaksa puluhan ribu jamaah tertahan di berbagai bandara tanpa kepastian jadwal kepulangan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari Komisi VIII DPR RI yang mendesak pemerintah segera mengambil langkah evakuasi darurat guna menjamin keselamatan dan logistik warga negara Indonesia di zona

Menurut Abidin, penutupan wilayah udara Timur Tengah pascaserangan tersebut telah menyebabkan penundaan penerbangan massal, meninggalkan jamaah dalam kondisi rentan tanpa kepastian logistik dan pemulangan.

"Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif agar pemetaan dan data jamaah yang terdampak agar segera menyediakan akomodasi darurat dan bantuan logistik." kata Abidin di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pemerintah bisa mengambil langkah untuk mencari rute alternatif dan skema evaluasi bertahap jika situasi perang tersebut mengalami eskalasi, hingga membahayakan WNI kawasan itu.

Dia menekankan bahwa perlindungan WNI adalah prioritas utama negara, sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Untuk itu, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal dan mengikuti secara seksama perkembangan perang yang berkecamuk di timur tengah.

Pemerintah juga harus memastikan keselamatan jamaah umrah hingga bisa kembali dengan aman ke tanah air.

"Pemerintah harus hadir penuh, jangan biarkan jamaah terlantar serta menghimbau jamaah pihak travel penyelenggara umrah agar tetap tenang patuhi instruksi KBRI Kementerian Luar Negeri RI," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memantau secara ketat kondisi jamaah umrah Indonesia di Arab Saudi menyusul eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju negara tersebut.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo mengatakan pihaknya terus memonitor perkembangan situasi secara cermat.

"Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini," kata Puji Raharjo, Minggu (1/3).

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Pemerintah memastikan jamaah dalam kondisi terpantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan RI dan otoritas setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Nasional
Optimalkan Talenta Indonesi...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.