Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idulfitri Gubernur DKI Instruksikan Satpol PP Tertibkan Pengemis dan Manusia Gerobak

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Jelang Idulfitri Gubernur DKI Instruksikan Satpol PP Tertibkan Pengemis dan Manusia Gerobak Doc: Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta jajaran Satpol PP menindak tegas pengemis dan manusia gerobak. Penertiban dilakukan karena keberadaan mereka kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia menegaskan, praktik tersebut tidak mencerminkan Jakarta sebagai kota global. Hal itu disampaikan Pramono usai melantik 521 pejabat fungsional di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

"Kami sudah melakukan penertiban termasuk yang disebut dengan manusia gerobak. Alhamdulillah sekarang ini praktis di jalanan tidak seperti biasanya," kata dia.

Menurut dia, momentum pelantikan pejabat fungsional Satpol PP harus diikuti dengan penguatan penegakan aturan di lapangan. Ia meminta tindakan dilakukan secara tegas namun tetap humanis.

"Kebetulan hari ini juga dilantik fungsional Satpol PP, yang mayoritas kami akan meminta mereka untuk mengambil tindakan tegas. Karena itu tidak mencerminkan sebagai kota global," ujar dia.

Meski demikian, ia menegaskan Pemprov DKI tetap membuka ruang kerja bagi warga agar tidak bergantung pada aktivitas mengemis. Salah satunya melalui kebijakan pelonggaran syarat pendidikan untuk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Sebagai pemerintahan, kami tentunya ingin semua orang di Jakarta mempunyai kesempatan untuk bekerja. Misalnya PJLP, yang dulu syaratnya untuk pasukan oranye itu SMA, sekarang syaratnya SD saja cukup," ucap dia.

Sementara itu, di Kota Palembang pun demikian. Aktivitas anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di sejumlah persimpangan lampu merah sangat meresahkan.

Kepala Satpol PP Kota Palembang, Herison, mengatakan pihaknya telah membentuk tim penjangkauan terpadu bersama Dinas Sosial. Hal ini berguna untuk melakukan pengawasan secara intensif, terutama di kawasan lampu merah.

"Dalam rangka mengantisipasi aktivitas anak jalanan di wilayah Kota Palembang, terutama di lampu-lampu merah. Kami sudah membentuk tim penjangkauan bersama Dinas Sosial dan melakukan patroli rutin," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.