Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belakang Rumah Tertimbun Longsor, Warga Wunut Disarankan Mengungsi

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 11:54 WIB | Oleh:
Belakang Rumah Tertimbun Longsor, Warga Wunut Disarankan Mengungsi Doc: Antara Foto
Ket. BPBD Bantul meninjau lokasi tanah longsor yang menimpa rumah di wilayah Dusun Wunut Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyarankan kepada para penghuni rumah yang bagian belakang tertimpa tanah longsor di wilayah Dusun Wunut, Desa Sriharjo, Imogiri untuk mengungsi sementara.

"Yang menjadi catatan adalah penghuni rumah sejumlah lima jiwa disarankan untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.

Menurut dia, penghuni rumah yang terkena tanah longsor setinggi 25 meter usai hujan lebat yang mengguyur sejak Senin (2/3) hingga Selasa (3/3) pagi itu harus menyingkir sementara karena longsor susulan masih berpotensi terjadi bila kembali turun hujan lebat.

Dia mengatakan, terlebih kondisi tebing di belakang rumah Pak Juradi di Wunut Sriharjo Imogiri tersebut masih terdapat batu besar dan tanah yang berpotensi longsor susulan jika terjadi hujan dengan intensitas lebat.

"Situasi dinilai masih membahayakan karena terdapat risiko terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan penghuni, jika material tidak segera dievakuasi dan dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.

Dia mengatakan, tanah longsor setinggi 25 meter terjadi karena kondisi tebing yang curam serta struktur tanah yang labil dan gembur. Selain tanah, bongkahan batu besar berdiameter empat meter, meluncur turun hingga merubuhkan tembok bagian belakang rumah dan area kamar mandi.

Detail kerusakan rumah tertimpa longsor yaitu kerusakan tembok rumah dengan panjang enam meter lebar tiga meter dan tinggi tiga meter, kamar mandi rusak dengan panjang tiga meter lebar tiga meter dan tinggi tiga meter, kerusakan pipa, atap asbes dan atap genteng.

Antoni mengatakan, dari kejadian tanah longsor menimpa rumah tersebut, BPBD Bantul sudah menerjunkan personel dibantu unsur terkait serta forum pengurangan risiko bencana (FPRB) Sriharjo guna melakukan kerja bakti dan pendataan kebutuhan.

"Untuk kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan lebih lanjut yaitu bahan bangunan, logistik permakanan dan terpal satu buah." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.