Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gepeng Menjamur di Bulan Ramadan, Sudinsos Jaksel Ungkap Faktor Penyebab Kedatangan PPKS ke Jakarta

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gepeng Menjamur di Bulan Ramadan, Sudinsos Jaksel Ungkap Faktor Penyebab Kedatangan PPKS ke Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Manusia silver, Agus yang sebelumnya berprofesi sebagai karyawan layanan kebersihan perusahaan mengenakan topeng saat mengamen di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

JAKARTA - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menyebutkan persepsi tentang peluang ekonomi di Jakarta menjadi salah satu faktor kedatangan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke ibu kota.

"Ada yang memang mau cari penghidupan di Jakarta, ada juga yang cari keluarga tapi tidak ketemu, ada juga yang menganggap Jakarta masih banyak peluang ekonomi," kata Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (3/3).

Dia mengatakan alasan kedatangan PPKS beragam, mulai dari mencari pekerjaan hingga mencari anggota keluarga yang tidak ditemukan.

Menurut dia, sebagian pendatang beranggapan mereka dapat bertahan hidup di Jakarta meskipun tanpa pekerjaan tetap, misalnya dengan menjadi pengemis atau pemulung.

"Jakarta Selatan sebagai wilayah perbatasan dengan daerah penyangga membuat arus masuk pendatang relatif tinggi," ujar Bernard.

Sementara itu, dalam penanganan masalah PPKS, Sudinsos Jakarta Selatan melakukan penjangkauan dan asesmen untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk melakukan rujukan ke panti sosial atau pemulangan ke daerah asal melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Bernard menegaskan pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat penertiban, tetapi juga pembinaan agar PPKS mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Salah satunya, kata dia, yaitu dengan memfasilitasi pemulangan PPKS ke daerah asal melalui kerja sama transportasi resmi guna memastikan prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.

Seperti diketahui, Sudinsos Jakarta Selatan mengamankan 16 PPKS selama periode awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis mendominasi hasil penjangkauan tersebut dengan masing-masing berjumlah lima orang.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang dalam kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia (lansia) terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.

Jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, angka tersebut masih jauh dari data, yakni 114 orang pada Maret 2025.

Sudinsos Jakarta Selatan telah menjangkau sebanyak 700 PPKS sepanjang 2025

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.