Mensos Minta Operator Desa Perbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Senin, 02 Mar 2026, 14:20 WIB

JOMBANG – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengajak ratusan operator desa memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini disampaikannya pada sebuah kegiatan di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (28/2) lalu.

Menurut Gus Ipul, panggilan akrabnya, DTSEN menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial. Karena itu, data tersebut harus terus diperbarui agar program bantuan sosial yang diberikan pemerintah tepat sasaran.

Ket. Foto: — Sumber: Biro Humas Kemensos

“Kalau ada kesalahan, mari kita perbaiki karena data ini dinamis,” ucap dia.

Mensos menegaskan pemutakhiran data menjadi tanggung jawab bersama mengingat mobilitas penduduk terjadi hampir setiap hari.

Dalam hal ini, operator desa menjadi ujung tombak pembaruan data tersebut. Karena itu, dia meminta mereka bekerja profesional dan memahami tugasnya.

Mensos juga meminta pemerintah daerah memperhatikan kesejahteraan operator desa. Ini karena peran mereka dinilai strategis dalam menentukan akurasi data.

Pemutakhiran dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur formal dan jalur partisipasi. Jalur formal dilakukan melalui RT, RW, musyawarah desa, Dinas Sosial, dan Badan Pusat Statistik (BPS) daerah.

Sedangkan jalur partisipasi dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos, call center, dan layanan WhatsApp. Data dari daerah akan diolah oleh BPS pusat dan hasil pemutakhiran akan disajikan setiap tiga bulan.

Bupati Jombang, Warsubi, menilai DTSEN sebagai basis data kesejahteraan penduduk. “Ini memuat kondisi sosial dan ekonomi penduduk yang telah dikelompokkan dalam tingkat kesejahteraan atau Desil,” ujar dia. ils/I-1

  • Mensos
  • Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.