Pemkab Lombok Tengah Awasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok
📅 Minggu, 01 Mar 2026, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
LOMBOK TENGAH – Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), HM Nursiah, melakukan kunjungan ke pasar tradisional untuk melakukan survei langsung dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat.
"Monitoring harga ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga sembako di pasar, serta menjaga daya beli masyarakat tetap aman," kata HM Nursiah saat melakukan kunjungan di pasar Renteng di Lombok Tengah, Sabtu (01/3).
Ia mengatakan dari hasil kunjungan yang dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tersebut didapatkan kabar baik terkait harga cabai yang turun dari harga sebelumnya sempat melonjak tinggi Rp190.000 per kilogram.
"Kini, harga cabai telah turun signifikan menjadi Rp100.000 per kilogram," katanya.
Ia mengatakan penurunan harga ini diharapkan dapat memberikan kelegaan bagi masyarakat dan pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada bahan baku tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain cabai, kebutuhan pokok lainnya seperti bawang, beras, dan minyak goreng juga terpantau stabil dan kembali pada harga normal,” katanya.
Pihaknya menyampaikan bahwa dari Pemda melalui instansi terkait, berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga sembako di pasar.
"Kami akan terus memastikan agar masyarakat bisa berbelanja dengan tenang dan nyaman, dengan harga yang wajar dan terjangkau," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami akan tetap memantau kondisi ini demi kesejahteraan bersama,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar pedagang dan konsumen tetap menjaga keteraturan dalam transaksi, agar tidak terjadi spekulasi yang dapat merugikan berbagai pihak.
Diakui bahwa sebelumnya memang harga cabai di pasaran cukup tinggi, bahkan dari pihak Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI juga turun langsung ke pasar di Lombok Tengah melihat harga yang cukup tinggi beberapa hari yang lalu.
“Bapanas juga sudah menekankan bagaimana pengendalian inflasi terutama masa-masa ramadhan ini, makanya kami juga langsung turun ke Pasar," katanya.
Di satu sisi pihaknya mengaku saat ini cabai dari luar daerah yakni cabai madiun yang dijual di Lombok Tengah, cabai ini masuk melalui pengusaha asal Karang Sidemen.
"Hal ini dirasa mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!