Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perundingan Nuklir AS-Iran Temui Jalan Buntu

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Perundingan Nuklir AS-Iran Temui Jalan Buntu  Doc: X - Seyed Abbas Araghchi
Ket. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi

JENEWA — Perundingan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir tanpa kesepakatan di tengah meningkatnya ancaman konflik militer. Mediator menyatakan negosiasi akan dilanjutkan pekan depan di Wina, dilansir dari The Guardian, Jumat (27/2).

Namun, belum ada bukti bahwa kedua pihak semakin dekat dalam isu-isu utama yang diperdebatkan. Isu tersebut mencakup hak Iran untuk memperkaya uranium serta masa depan cadangan uranium yang diperkaya tingkat tinggi.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengklaim telah terjadi kemajuan dalam pembicaraan. Mediator dari Oman juga berupaya menggambarkan suasana perundingan secara optimistis.

Pembicaraan yang berlangsung secara tidak langsung di Jenewa itu mempertemukan delegasi Iran dengan tim Amerika Serikat. dalam pertemuan tersebut Amerika Serikat dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff.

Sejumlah laporan menyebut tim AS merasa kecewa terhadap proposal yang diajukan Teheran. Sesi kedua perundingan yang berlangsung singkat dinilai sejumlah pengamat sebagai pertanda kurang menggembirakan.

Washington DC menuntut jaminan permanen terkait pembatasan pengayaan uranium. Selain itu, AS juga meminta mekanisme inspeksi ketat untuk memastikan Iran tidak akan mampu mengembangkan senjata nuklir.

Teheran terus membantah memiliki ambisi tersebut dan menilai sebagian tuntutan AS tidak konsisten. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga menyoroti program rudal balistik Iran sebagai persoalan yang perlu dibahas.

Ketegangan meningkat seiring pengerahan militer besar-besaran AS di kawasan Timur Tengah. Dua kelompok tempur kapal induk, pesawat serang, serta kapal selam dilaporkan telah ditempatkan di wilayah tersebut.

Presiden Donald Trump disebut tengah mempertimbangkan opsi militer jika diplomasi gagal membuahkan hasil. Inti sengketa tetap pada pertanyaan apakah Iran diperbolehkan melanjutkan pengayaan uranium, yang oleh Teheran dianggap sebagai simbol kedaulatan nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.