Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Timur Tengah Naik Level, PBB Tegaskan Tak Ada Jalan Selain Diplomasi

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 02:00 WIB | Oleh:
Ketegangan Timur Tengah Naik Level, PBB Tegaskan Tak Ada Jalan Selain Diplomasi Doc: Antara
Ket. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, berbicara pada jumpa pers di Markas Besar PBB, di New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/2).

Jakarta - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk eskalasi militer yang terjadi hari ini di Timur Tengah.

"Saya mengutuk eskalasi militer yang terjadi hari ini di Timur Tengah. Penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta tindakan balasan Iran di seluruh kawasan, merusak perdamaian dan keamanan internasional," kata Guterres dalam sebuah pernyataan, dari New York, Sabtu (28/2).

Menurut dia, seluruh Negara Anggota harus menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Piagam tersebut secara tegas melarang "ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik suatu negara, atau dengan cara apa pun yang tidak sejalan dengan Tujuan-Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa," katanya.

Untuk itu, Sekjen PBB tersebut menyerukan penghentian segera permusuhan dan de-eskalasi. Kegagalan untuk melakukannya berisiko memicu konflik regional yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas kawasan.

"Saya menyerukan semua pihak untuk segera kembali ke meja perundingan," katanya.

Dia juga menegaskan kembali bahwa tidak ada alternatif yang layak selain penyelesaian damai terhadap sengketa internasional, sesuai sepenuhnya dengan hukum internasional, termasuk Piagam PBB.

Piagam tersebut menjadi landasan bagi pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional, demikian kata Guterres.

Pada Sabtu pagi (28/2), Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa mereka meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Beberapa waktu kemudian, Amerika Serikat (AS) juga melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut, menurut laporan Reuters pada Sabtu (28/2), mengutip seorang pejabat AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.