Bantuan 4.192 Paket Sembako bagi Penyintas Bencana Sumbar
📅 Jumat, 27 Feb 2026, 18:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Lubuk Basung - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan 4.192 paket bahan kebutuhan pokok bagi penyintas bencana untuk memenuhi kebutuhan mereka pascabencana melanda daerah itu.
Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan satu paket sembako berupa beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan sarden.
"Satu paket bahan kebutuhan pokok itu kita serahkan untuk satu kepala keluarga sehingga total ada 4.192 kepala keluarga mendapatkan bantuan tersebut," katanya.
Dia mengatakan bantuan bahan kebutuhan pokok diserahkan kepada keluarga yang terdampak bencana tersebar di 16 kecamatan.
Namun yang diprioritaskan bagi mereka yang terdampak langsung bencana tanah longsor, banjir bandang dan banjir yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala keluarga yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan data yang diberikan oleh pemerintah nagari (desa) setempat.
Setelah itu, bantuan didistribusikan ke kecamatan dan pemerintah kecamatan yang menyalurkan ke nagari.
"Bantuan yang kita serahkan untuk penanganan pascabencana melanda daerah itu dan penyaluran pada awal Ramadhan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengakui bantuan ini merupakan donasi yang diterima Pemkab Agam dari berbagai kabupaten, kota, badan usaha milik negara, dan relawan
Donasi tersebut disisihkan, karena bantuan cukup banyak diterima penyintas dan disalurkan saat bantuan yang diterima mereka sudah mulai menipis.
"Ada 30 ton beras yang kita terima dan telah didistribusikan 20 ton untuk penyintas," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!