Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Jalan Penghubung OKU Selatan-Bengkulu Sudah Bisa Dilalui

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akses Jalan Penghubung OKU Selatan-Bengkulu Sudah Bisa Dilalui Doc: Antara

Muaradua - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan akses jalan penghubung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, dengan Provinsi Bengkulu, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat pada Jumat setelah tertimbun tanah longsor sejak Selasa (3/2).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Jumat, mengatakan bahwa curah hujan tinggi telah menyebabkan longsor di empat titik kawasan di Kecamatan Sungai Are.

Longsor terjadi di empat titik yaitu di jalan poros Desa Sadau Jaya menuju Desa Ujan Mas yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu.

"Untuk longsor di tiga titik lainnya yaitu di Desa Pulau Kemuning sudah selesai dievakuasi sejak Rabu (4/2) petang," katanya.

Begitu pula proses evakuasi tanah longsor di Desa Sadau menuju Provinsi Bengkulu telah rampung 100 persen sejak Kamis (5/2) petang.

Dia mengatakan, proses evakuasi dilakukan menggunakan satu unit alat berat sehingga jalur tersebut saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat seperti semula.

Pihaknya juga menimbun jalan yang amblas sepanjang 35 meter dengan lebar 2,5 meter menggunakan tanah agar tidak membahayakan pengguna jalan saat melintas di jalur tersebut.

"Material longsor sudah kami bersihkan dan bagian jalan yang amblas telah ditimbun sementara menggunakan tanah liat," ungkapnya.

Meskipun akses sudah kembali normal, namun pihaknya tetap melakukan langkah pengamanan tambahan dengan memasang garis pembatas di sisi jalan disertai pemasangan banner peringatan dini yang dipasang di sekitar lokasi longsor.

"Kondisi jalan masih berpotensi licin, terutama saat hujan. Untuk itu, kami memasang rambu-rambu peringatan dini dan pembatas agar pengendara lebih berhati-hati yang melintasi jalur tersebut," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.