Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia: Uji Coba Nuklir AS Bisa Picu Efek Domino

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Jika dunia khawatir tentang jenis pengujian apa yang akan dilakukan AS, mereka seharusnya lebih khawatir tentang dasar yang telah ditetapkan oleh Russia dan Tiongkok," kata pejabat itu.

Gatilov memperingatkan hari Selasa bahwa posisi AS menambah tantangan yang dihadapi oleh Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif, sebuah perjanjian PBB yang akan melarang semua ledakan nuklir tetapi yang sejauh ini belum dapat diberlakukan.

Sampai saat ini, Prancis dan Inggris adalah satu-satunya negara pemilik senjata nuklir yang telah meratifikasinya.

"Situasi seputar Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) tetap menantang," kata Gatilov, seraya memperingatkan bahwa tindakan pemerintahan AS menimbulkan keraguan tambahan tentang prospek berlakunya CTBT. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.