CPNS 2026 Dibuka. MenPANRB Beri Sinyal 160 Ribu Formasi.
📅 Rabu, 25 Feb 2026, 06:00 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengisyaratkan pemerintah membuka sekitar 160 ribu formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026.
“Mudah-mudahan, mudah-mudahan,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2).
Rini mengisyaratkan pembukaan formasi CPNS 2026 setelah menyampaikan sekitar 160 ribu PNS telah pensiun pada 2025.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan Kementerian PANRB sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menunjang pelaksanaan tes CPNS 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya,” ujarnya.
Walaupun demikian, dia mengaku belum bisa mengumumkan kapan tepatnya seleksi CPNS 2026 dimulai.
Menurut dia, sebelum mengumumkan pelaksanaan seleksi CPNS, Kementerian PANRB terlebih dahulu perlu meminta jumlah formasi beserta kompetensi CPNS yang dibutuhkan kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi.”
Menteri PANRB: Pemerintah peduli lulusan baru pada CPNS 2026
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan pemerintah peduli terhadap lulusan baru pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diisyaratkan berlangsung tahun ini.
“Tentu kami sangat concern (peduli, red.) terhadap para fresh graduate (lulusan baru, red.) ya, untuk bisa ikut serta dalam membantu birokrasi ini,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2).
Sementara itu, dia mengatakan Kementerian PANRB pada saat ini sedang bersiap untuk meminta jumlah formasi beserta kompetensi CPNS yang dibutuhkan kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
“Kompetensi itu tentunya harus disesuaikan dengan strategi dari kementeriannya (atau lembaga maupun pemda, red.), kemudian strategi Bapak Presiden,” katanya.
Ia menjelaskan penyesuaian kompetensi CPNS dengan strategi Presiden Prabowo Subianto berkaitan dengan program-program prioritas pemerintah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!