Terjadi Lagi! Transjakarta Kecelakaan di Gunung Sahari, Ini Dugaan Penyebab
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 17:58 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengatakan insiden kecelakaan antara armada operator SAF-083 (Rute 10H) dan sepeda motor di simpang Jalan Gunung Sahari-Jalan Mangga Besar pada Selasa pagi diduga karena pengendara sepeda motor yang berbelok tiba-tiba
“Pada saat kejadian, bus melaju sesuai lampu hijau, namun terjadi kontak dengan pengendara motor yang diduga tiba-tiba berbelok di area yellow box,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta, Selasa (24/2).
Dia mengatakan pengendara motor itu telah dievakuasi, dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Sementara itu, seluruh penumpang bus dievakuasi ke bus lainnya.
Transjakarta, sambung Ayu, berkoordinasi dengan kepolisian dan bersikap kooperatif dalam pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
“Rekaman kamera pengawas (CCTV) juga telah diserahkan,” ujar Ayu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial, yang memperlihatkan kecelakaan lalu lintas antara bus dan pengendara sepeda motor di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Dalam video itu, tampak seorang pengendara motor yang mengenakan jaket dan helm salah satu perusahaan jasa transportasi itu jatuh dalam kondisi tertelungkup.
Sebaiknya Anda baca juga:
Belum Ada Tersangka
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka terkait kasus kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2).
"Belum kita tahan, tapi sudah melakukan pemeriksaan," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan seluruh korban luka-luka yang berjumlah 24 orang telah kembali ke rumah masing-masing. Dia juga juga meralat informasi yang sebelumnya menyebutkan adanya korban yang mengalami patah tulang, ternyata hanya mengalami keseleo.
Namun, dia menolak berkomentar terkait jam kerja pramudi Transjakarta yang diduga melebihi batas waktu atau overtime.
"Ya, itu lebih kepada atasannya lah, kita tangani laka nya saja," ucap Ojo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!