Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 18:43 WIB | Oleh: Haryo Brono4. Modernisasi Teknologi: Mengubah Beban Menjadi Modal
Selama beberapa dekade, modernisasi teknologi inti (core systems) sering kali ditunda demi solusi jangka pendek. Akibatnya, utang teknis (technical debt) menumpuk dan anggaran teknologi terserap hanya untuk menjaga sistem lama tetap beroperasi.
Kini, Generative AI mempercepat tahapan modernisasi, mulai dari memahami kode lama hingga menghasilkan kode baru dari spesifikasi bisnis. Dalam era di mana ketahanan dan adaptabilitas menjadi penentu daya saing, modernisasi teknologi inti tidak lagi bersifat opsional, melainkan sebuah keharusan.
5. Masa Depan Risiko dan Regulasi yang Terintegrasi
Sebaiknya Anda baca juga:
Manajemen risiko perbankan sering kali masih terfragmentasi. Risiko keuangan, operasional, siber, dan geopolitik kini saling berkaitan. Bank perlu membangun arsitektur risiko yang terintegrasi, didukung oleh model AI yang dapat mengidentifikasi pola secara real-time. Institusi yang mampu memadukan teknologi dengan penilaian manusia untuk melihat gambaran risiko secara menyeluruh akan lebih siap mengubah ketidakpastian menjadi tindakan yang tepat.
6. Persaingan dalam Perebutan Neraca
Fokus persaingan kini bergeser langsung ke neraca bank (balance sheet). Stablecoin mulai bersaing menarik dana simpanan, sementara pembiayaan swasta menantang pasar kredit tradisional. Perkembangan ini menempatkan lebih dari USD 200 triliun simpanan dan pinjaman dalam posisi terancam. Untuk bertahan, bank harus melampaui pendekatan berbasis produk tunggal dan membangun proposisi nilai yang terintegrasi agar tidak mudah digantikan oleh agen AI pembanding harga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Era Baru Penuh Peluang
Tri menurutkan, berbagai tren yang membentuk tahun 2026 menandai titik perubahan bagi industri perbankan. Fondasi perbankan akan tetap bertumpu pada kepercayaan dan keamanan, namun operasionalnya akan menjadi lebih cepat dan cerdas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!