Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Sidrap Ajak Petani Modernisasi Pertanian Guna Tingkatkan Produksi

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Bupati Sidrap Ajak Petani Modernisasi Pertanian Guna Tingkatkan Produksi Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sidrap
Ket. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengendarai alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester saat panen raya padi di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Selasa (24/2).

MAKASSAR -- Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), Syaharuddin Alrif mendorong para petani melakukan modernisasi pertanian usai menggelar panen raya padi di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase.

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Sidrap," ujarnya melalui keterangan yang diterima di Makassar, Selasa.

Prosesi panen raya ditandai pengoperasian alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester oleh Bupati Sidrap untuk mempercepat proses panen.

Syaharuddin meminta para petani terus meningkatkan produksi, memanfaatkan alsintan modern, dan mengubah pola kerja agar pendapatan semakin meningkat.

“Tahun 2024 hasil pertanian Sidrap hanya 440.000 ton gabah senilai Rp2,5 triliun. Tahun 2025 setelah kita bekerja semuanya akhirnya naik menjadi 665.000 ton gabah senilai Rp4,6 triliun," katanya.

Syaharuddin mengungkap program cetak sawah telah direalisasikan di lahan seluas 148 hektare di wilayah tersebut.

Ia mengimbau masyarakat yang masih memiliki lahan potensial untuk segera melapor, karena tersedia tambahan program cetak sawah seluas 5.000 hektare.

Syaharuddin selanjutnya mengajak petani menerapkan pola tanam IP300, yakni intensifikasi penanaman padi tiga kali dalam setahun pada lahan yang sama untuk mendongkrak produksi serta kesejahteraan mereka.

Sementara itu Kepala Desa Bila Riase Sirajuddin, mengapresiasi kehadiran Bupati Sidrap.

"Kami merasa bangga dan bersyukur atas kesediaan Bapak Bupati Sidrap untuk membersamai kami dalam acara ini. Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk bisa mengikuti kegiatan di Desa Bila Riase,” tuturnya.

Hasil panen padi pada kegiatan tersebut langsung ditimbang dengan harga Rp7.300 per kilogram dan dibayar tunai kepada pemilik gabah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Masa Pengenalan Sekolah Tak Boleh Ada Perundungan

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Masa Pengenalan Sekolah Tak...
Nasional
KPK Panggil Dua Pegawai PT ...
Megapolitan
Kondisi Ekonomi Jakarta Tet...

Jakarta Ikut Serta Menyukseskan 100 Tahun Sumpah Pemuda

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Ikut Serta Menyukse...
Luar Negeri
Dilanda Gelombang Panas, Pr...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp57.250/...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah, ASN P...
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.