Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesepakatan Tarif AS dengan Negara-negara Sebelum Ada Putusan Mahkamah Agung Masih Berlaku

📅 Senin, 23 Feb 2026, 05:22 WIB | Oleh:

Namun dalam pendapat mayoritasnya, pengadilan mengatakan bahwa kemampuan untuk memberlakukan tarif selama masa damai memang berada di tangan Kongres.

Greer mengindikasikan bahwa pemerintah tidak akan secara otomatis meminta otorisasi kongres untuk tarif baru tersebut, yang akan berakhir dalam waktu lima bulan tanpa otorisasi tersebut.

Greer juga mengatakan kepada ABC bahwa pemerintah akan menyerahkan masalah pengembalian dana untuk tarif yang telah dikenakan sejauh ini kepada pengadilan perdagangan internasional. Dia mengatakan bahwa Mahkamah Agung telah "menciptakan situasi di mana mereka membatalkan tarif dan tidak memberikan panduan apa pun mengenai hal ini".

Secara terpisah, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa pemerintah akan menunggu arahan dari pengadilan tingkat rendah mengenai masalah pengembalian biaya tarif yang telah dikenakan pada bisnis AS sejauh ini.

“Presiden dan pemerintahannya tetap teguh dalam upaya memindahkan kembali pabrik-pabrik Amerika ke dalam negeri dan menghilangkan ketidakseimbangan perdagangan yang besar,” kata Bessent kepada program State of the Union di CNN. “Itulah berita besarnya. Kita akan segera menerapkan tarif Pasal 122 dan proyeksi pendapatan untuk kas negara AS pada tahun 2026 tidak berubah.”

Di CNN juga, Gubernur California Gavin Newsom menyerang kebijakan tarif Trump, dengan mengatakan "seluruh hal ini adalah lelucon".

“Sungguh kekanak-kanakan… dua hari lalu angkanya 10% dan mungkin besok 20 persen. Ini gila. Dia seperti orang yang kehilangan kendali. Dia seperti petinju yang linglung. Dia hanya mencoba memukul apa saja, bahkan bayangannya sendiri,” kata Newsom.

Dia menggambarkan ekonomi yang dirancang Trump-Bessent sebagai "bodoh dan semakin bodoh... mereka telah menghancurkan ekonomi ini. Pertumbuhan PDB 1,4 persen pada kuartal terakhir, inflasi kembali naik menjadi 3 persen, lapangan kerja terburuk yang kita lihat sejak 2013... ini adalah kepresidenan yang merusak".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.