Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Pendulang Kabur Usai Kamp-nya di Kawe Diserang KKB

2 Rabu, 27 Mei 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Empat Pendulang Kabur Usai Kamp-nya di Kawe Diserang KKB Empat Pendulang Kabur Usai Kamp-nya di Kawe Diserang KKB Doc: ANTARA/HO-Satgas Koops TNI Habema
Ket. Satgas Koops TNI Habema mengevakuasi empat orang pendulang emas ilegal yang selamat setelah berhasil kabur dari kamp mereka yang diserang KKB di Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (26/5).

JAYAPURA -- Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna mengatakan empat orang pendulang berhasil kabur usai tempat tinggal sementara (kamp) mereka di Kawe,Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, diserang oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Setelah kabur dari kamp, mereka dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (26/5) menggunakan satu unit perahu long boat," kata Kapen Koops Habema Letkol Inf Wirya Artadiguna, yang diubungi dari Jayapura, Selasa malam .

Letkol Inf Wirya mengatakan keempat pendulang emas yang selamat setelah kabur dari kamp mereka adalah Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu.

Setibanya di Pelabuhan Iwot, kata Wirya, para pendulang langsung memeriksa kesehatannya dan dilakukan pendataan.

"Koops TNI Habema terus melaksanakan langkah-langkah pengamanan, koordinasi, serta pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya," ujarnya.

Dia mengatakan personel Satuan Tugas Koops TNI Habema terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan gangguan keamanan tidak lagi terjadi di wilayah itu.

Selain itu juga masyarakat dihimbau agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal karena bertentangan dengan ketentuan dan peraturan pemerintah.

Aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, konflik sosial, serta membahayakan keselamatan masyarakat.

"Koops TNI Habema hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjamin keamanan jalur evakuasi dan stabilitas keamanan wilayah Papua Pegunungan dari ancaman KKB yang mengganggu keselamatan warga sipil," kata Letkol Inf Wirya.

Sebelumnya, pada Minggu (24/5) sebanyak 44 orang pendulang emas ilegal juga berhasil kabur dan tiba di Tanah Merah menggunakan dua perahu long boat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

24 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.