Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Dinamika Atmosfer Masih Pengaruhi Cuaca Malut Sepekan ke Depan

📅 Senin, 23 Feb 2026, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Dinamika Atmosfer Masih Pengaruhi Cuaca Malut Sepekan ke Depan Doc: ANTARA
Ket. BMKG keluarkan rilis potensi hujan di Malut sepekan ke depan.

TERNATE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate memprakirakan cuaca di wilayah Maluku Utara (Malut) dalam sepekan ke depan masih dipengaruhi dinamika atmosfer.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Marini Zahrina di Ternate, Senin (23/2), menjelaskan bahwa hingga periode 23 Februari sampai 1 Maret 2026 sejumlah fenomena atmosfer terpantau aktif dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Secara global, indeks ENSO di wilayah Nino 3,4 terpantau kurang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pola konvektif. Namun demikian, nilai Southern Oscillation Index (SOI) yang terpantau positif serta aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di fase dua turut berperan dalam meningkatkan aktivitas konvektif di kawasan timur Indonesia, termasuk di Malut.

“Nilai SOI yang positif dan aktifnya MJO fase dua memberikan dukungan terhadap pembentukan awan-awan hujan, terutama di wilayah timur Indonesia,” jelas Marini.

Sementara itu, secara regional terpantau adanya belokan dan perlambatan angin di atas wilayah Malut. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan massa udara yang berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan konvektif dengan intensitas yang bervariasi.

Berdasarkan analisis tersebut, secara umum kondisi cuaca di Malut selama periode 23 Februari hingga 1 Maret 2026 diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Meski demikian, masyarakat perlu mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang yang terjadi secara fluktuatif, baik pada pagi, siang/sore, malam maupun dini hari.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada periode tertentu.

Oleh karena itu BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut.

Dampak yang mungkin terjadi antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, hingga angin kencang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Min Aung Hlaing akan Kunjungi Tailan

18 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Min Aung Hlaing akan Kunjun...
MILITER

Tokyo Ingin Tingkatkan Kekuatan Militer

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tokyo Ingin Tingkatkan Keku...
Luar Negeri
Korsel Keluarkan Peringatan...

Arsenal Kejar Hasil Sempurna Pramusim

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Kejar Hasil Sempurn...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.