Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Pangan Tangerang Pastikan Ketersediaan Pangan

8 Minggu, 22 Feb 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Satgas Pangan Tangerang Pastikan Ketersediaan Pangan Satgas Pangan Tangerang Pastikan Ketersediaan Pangan Doc: ANTARA/HO-Polresta Tangerang
Ket. Sejumlah personel dari Satgas Pangan Polresta Tangerang saat memantau sejumlah ketersediaan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kabupaten Tangerang -- Satuan tugas (Satgas) pangan Polresta Tangerang, Polda Banten, memastikan pasokan pokok penting atau pangan di daerah itu dan sekitarnya relatif aman selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepastian stabilitas harga dan pasokan pangan ini diketahui melalui pemantauan langsung di lapangan, meski harga cabai rawit merah dinilai masih berada pada level tinggi di sejumlah pasar tradisional.

"Secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil selama Ramadan 1447 Hijriah. Meski komoditas cabai tercatat mengalami kenaikan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Minggu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga beras premium berada di kisaran Rp15.500 per kilogram, beras medium Rp13.000–Rp14.000 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.450 per kilogram. Kedelai impor dijual Rp14.000 per kilogram.

Namun, harga cabai melonjak tinggi. Cabai merah keriting dan rawit merah masing-masing mencapai Rp140.000 per kilogram. Sementara cabai merah besar dan rawit hijau berada di kisaran Rp60.000 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, bawang merah dijual Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram, gula pasir curah Rp18.000 per kilogram, minyak goreng premium Rp23.000 per liter, serta telur ayam ras Rp32.000 per kilogram.

"Daging ayam karkas berada di kisaran Rp40.000 sampai Rp45.000 per ekor, sedangkan daging sapi paha depan dan belakang Rp140.000 per kilogram," katanya.

Indra menerangkan, kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.

Selain itu, juga untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama bulan suci tetap tersedia dan harga-harga masih dalam batas kewajaran.

"Secara umum masih stabil, namun memang ada kenaikan signifikan pada komoditas cabai," ucapnya.

Dia menegaskan, Polresta Tangerang akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk mencegah potensi penimbunan maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

Indra pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, serta bersama-sama menjaga stabilitas pasar selama Ramadan agar situasi tetap aman dan kondusif.

"Apabila ditemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga, maka akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.