Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Evakuasi ODGJ dari Lokasi Banjir di Karawang

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 22:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evakuasi ODGJ dari Lokasi Banjir di Karawang Doc: Antara

Karawang - Polairud Polres Karawang bersama tim kesehatan mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa dari lokasi banjir saat ketinggian air mencapai sekitar 2 meter di sekitar Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Evakuasi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Timur masih terus dilakukan. Sebab keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam proses evakuasi ini," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Sabtu.

Ia menyampaikan evakuasi warga terdampak banjir dilakukan secara humanis dan persuasif mengingat kondisi air yang telah mencapai sekitar 2 meter di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar.

Warga di sekitar Dusun Pangasinan tersebut berada di area genangan dengan kondisi yang berisiko terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

“Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Personel Satpolairud bersama tim nakes segera melakukan pendekatan dan mengevakuasi yang bersangkutan dari lokasi banjir untuk menghindari potensi korban," katanya.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi genangan, warga terdampak banjir langsung dibawa ke lokasi yang lebih aman, untuk mendapatkan penanganan serta pengawasan lebih lanjut.

Dengan prioritas keselamatan jiwa, Sabtu ini petugas gabungan juga mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Bogor.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang dapat timbul akibat kondisi banjir yang terus meningkat.

Selain evakuasi orang dengan gangguan jiwa, tim SAR gabungan juga melakukan penyelamatan warga terdampak lainnya, dengan total 218 rumah dan sekitar 910 jiwa terdampak banjir.

Menurut dia, petugas mengutamakan evakuasi warga sakit, lansia, dan anak-anak, serta berkoordinasi untuk pemadaman aliran listrik di wilayah terdampak guna mencegah bahaya korsleting.

Cep Wildan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan debit air dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Polres Karawang memastikan seluruh personel terus siaga dan melakukan langkah cepat demi menjamin keselamatan masyarakat di wilayah terdampak banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.