Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Dorong Ekosistem Keuangan Inklusif dan Berkelanjutan

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
OJK Dorong Ekosistem Keuangan Inklusif dan Berkelanjutan Doc: antara
Ket. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pemerintah harus meningkatkan pembiayaan bagi pelaku usaha, memperkuat literasi dan inklusi keuangan, serta memperluas peran investor institusional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Jakarta — Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan tiga pilar utama arah kebijakan yang akan dijalankan untuk memperkuat dan memajukan sektor jasa keuangan nasional pada 2026.

“Arah kebijakan OJK pada tahun 2026 ini akan difokuskan pada tiga pilar utama, yang pertama, penguatan ketahanan sektor jasa keuangan. Kemudian pengembangan ekosistem keuangan yang kontributif, serta pendalaman pasar keuangan dan pengembangan keuangan berkelanjutan,” kata Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Kamis (19/2).

Penguatan ketahanan sektor jasa keuangan dilakukan melalui penegakan ketentuan permodalan, penguatan keuangan syariah, percepatan reformasi integritas pasar modal, hingga pemberantasan penipuan (scam) dan aktivitas keuangan ilegal.

Sementara itu, pengembangan ekosistem keuangan kontributif diarahkan pada peningkatan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang dan menopang perekonomian nasional. OJK juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaku usaha yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

"Untuk itu, OJK sudah menetapkan kebijakan pemberian pemberlakuan khusus atas kredit atau pembiayaan kepada debitur yang terkena dampak bencana Sumatera selama tiga tahun ke depan," ujar Friderica.

Ia menambahkan, sektor jasa keuangan juga didorong mendukung berbagai program prioritas pemerintah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, penguatan asuransi dan sistem kesehatan nasional, serta pengembangan ekosistem bulion.

Pada pilar ketiga, OJK berfokus pada pendalaman pasar keuangan melalui penguatan peran investor institusional serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Menurut Friderica, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan dukungan terhadap peningkatan kesehatan keuangan masyarakat dan akan memimpin langsung komite khusus yang berfokus pada kesejahteraan finansial.

Selain itu, OJK juga mendukung target emisi nol bersih melalui penyusunan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia Versi 3 serta pengembangan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).

“Melalui implementasi kebijakan-kebijakan tersebut, kami siap mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan oleh pemerintah dalam APBN. Kami juga meyakini outlook tahun ini diperkirakan tetap menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif,” ucap Friderica.

Tata Kelola

Seiring dengan itu, OJK menghentikan operasional PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, setelah ditemukan penyimpangan (fraud) serta pengabaian prinsip kehati-hatian perbankan.

“Kami imbau nasabah untuk tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan dan BPR dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan berlaku,” kata Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu di Denpasar, Kamis.

Pencabutan izin usaha dilakukan berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tertanggal 18 Februari 2026.

OJK mengidentifikasi adanya permasalahan serius terkait integritas dan tata kelola bank. Pelanggaran tersebut meliputi praktik fraud, pengabaian prinsip kehati-hatian dan asas pemberian kredit yang sehat, serta penyimpangan terhadap ketentuan perbankan yang berdampak signifikan pada kondisi keuangan dan keberlangsungan usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.