Kolaborasi Yunani-Uni Eropa Bentuk Pusat Pemulangan Migran Afrika
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 15:38 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/L.Gouliamaki/BELGA
MOSKOW - Yunani bersama Jerman, Belanda, Austria, dan Denmark tengah mengupayakan pembentukan pusat pemulangan migran tanpa dokumen di Afrika, kata Menteri Migrasi dan Suaka Yunani Athanasios Plevris, Rabu (18/2).
“Kami bekerja sama dengan empat negara lain – Jerman, Belanda, Austria, dan Denmark – untuk membentuk pusat pemulangan di negara di luar Uni Eropa, terutama di Afrika,” ujar Plevris kepada lembaga penyiaran publik ERT.
Ia mengatakan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan para menteri terkait dan kelompok teknis akan bertemu pekan depan untuk membahas rincian rencana tersebut.
Menurut Plevris, migran yang pengajuan suakanya ditolak dan tidak diterima kembali oleh negara asalnya akan dikirim ke pusat-pusat tersebut.
Rencana rinci akan disusun dalam beberapa bulan mendatang, sementara Parlemen Eropa perlu menyetujui legislasi yang mengizinkan pembentukan pusat pemulangan itu, katanya. Ant/Sputnik
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!