Biar Nggak Seret, Ini Buah dan Sayur yang Bantu Pencernaan Saat Puasa
Kamis, 19 Feb 2026, 06:30 WIBJAKARTA â Mengonsumsi buah dan sayur selama puasa itu kelihatannya sederhana, tapi dampaknya besar buat tubuh.
Saat kita menahan makan dan minum seharian, tubuh butuh asupan yang bukan cuma mengenyangkan, tapi juga kaya serat, vitamin, dan mineral. Buah dan sayur membantu menjaga energi tetap stabil, melancarkan pencernaan, dan mencegah rasa lemas berlebihan saat beraktivitas.
Selain itu, kandungan air alami dalam buah juga membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama, terutama saat sahur.
Sementara serat dari sayur bikin rasa kenyang bertahan lebih lama dan mengurangi risiko gangguan lambung. Jadi, biar puasa tetap lancar dan badan tetap fit, jangan cuma fokus pada menu yang beratâimbangilah dengan buah dan sayur yang cukup setiap hari.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menekankan pentingnya konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka puasa untuk menjaga kelancaran pencernaan. Keduanya merupakan sumber utama serat harian yang dibutuhkan tubuh selama menjalani ibadah puasa.
âSemua buah dan semua jenis sayur itu efektif untuk membantu pencernaan lancar. Tetapi kalau dicari yang paling cepat membantu, pepaya termasuk yang baik karena mengandung enzim pencernaan,â kata Rita.
Saat dihubungi ANTARA pada Rabu, dosen Universitas Faletehan Serang itu menjelaskan bahwa pada dasarnya seluruh jenis buah dan sayur bermanfaat dalam mendukung fungsi saluran cerna selama puasa.
Menurut dia, kandungan enzim alami pada pepaya membantu proses pemecahan makanan sehingga mempercepat kerja sistem pencernaan. Selain pepaya, alpukat juga menjadi pilihan yang baik karena mengandung lemak sehat yang mendukung fungsi cerna sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Rita menambahkan buah naga kerap dikaitkan dengan kelancaran buang air besar karena kandungan serat dan airnya yang cukup tinggi. Buah tersebut dapat dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka.
Untuk sayuran, ia menyarankan jenis yang relatif mudah dicerna seperti bayam dan wortel. Kedua sayuran ini dinilai praktis diolah dan mudah dipadukan dengan berbagai menu utama. Selain itu, sayuran hijau lainnya serta sayur buah seperti labu siam juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Ia menyarankan masyarakat membagi konsumsi buah dan sayur antara waktu sahur dan berbuka agar kebutuhan serat tetap terpenuhi meski frekuensi makan berkurang selama puasa.
Menurut Rita, kombinasi buah, sayur, serta lauk berprotein hewani dan nabati membantu menjaga keseimbangan gizi sekaligus mendukung kinerja saluran cerna tetap optimal sepanjang bulan Ramadhan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
AMD Ryzen AI Embedded P100 Series, Solusi AI Skalabel untuk Industri 2026
-
Era Belanja Online Diatur Ulang, Revisi UU Konsumen dan KPPU Segera Meluncur
-
Strategi Pemasaran Kuliner di Bulan Ramadan
-
Liga Champions: Menuju Perempat Final, Liverpool, Bayern, Barcelona Jalani Leg Pertama yang Menentukan
-
TII Nilai Pemisahan Jadwal Pemilu Tingkatkan Efisiensi dan Kapasitas Penyelenggara
-
PLN: Jaringan Listrik Telah Pulih Total Pasca-Bencana Semeru
-
Pemkot Lhokseumawe Salurkan Bantuan Gampong Terisolasi Banjir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.