• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Strategi Pemasaran Kuliner...

Strategi Pemasaran Kuliner di Bulan Ramadan

Senin, 16 Feb 2026, 07:18 WIB

Pertanyaan:

Bu Rossa, restoran kami baru buka enam bulan yang lalu namun alhamdulillah pelanggan kami sudah cukup banyak. Ramadan tahun ini adalah Ramadan pertama untuk restoran kami.

Ket. Foto: Ilustrasi Bu rossa — Sumber: Dok Koran Jakarta

Kami sangat antusias menyambutnya namun juga khawatir jika kami belum benar-benar siap sehingga mengecewakan pelanggan. Mohon advisnya Bu, bagaimana strategi pemasaran yang bagus untuk bulan ­Ramadan.

Jawaban:

Bulan Ramadan bukan sekadar momen ibadah, tapi juga “musim panen” bagi pelaku bisnis kuliner. Namun, dengan perubahan pola konsumsi ­masyarakat, strategi yang biasa Anda gunakan di bulan-bulan biasa perlu sedikit dimodifikasi agar tetap relevan dan ­kompetitif.

Berikut adalah strategi pemasaran jitu untuk memaksimalkan bisnis kuliner Anda selama Ramadan:

Penyesuaian Menu dan ­Paket Khusus

Konsumen cenderung mencari kepraktisan saat berbuka puasa maupun sahur.

Menu Takjil Gratis: Memberikan takjil gratis bagi pelanggan yang makan di tempat (dine-in) adalah cara klasik namun sangat efektif untuk membangun loyalitas.

Paket Bukber (Buka Bersama): Buatlah paket bundling untuk kelompok (4, 6, atau 10 orang) dengan harga yang lebih hemat ­dibandingkan pesan ­satuan.

Menu Sahur Frozen Food: Tidak semua orang sempat memasak saat dini hari. Menyediakan menu andalan dalam bentuk beku (ready-to-heat) bisa menjadi solusi cerdas.

Optimasi Jam Operasional dan Layanan Pesan Antar

Waktu adalah segalanya di bulan Ramadhan.

Shift Sore yang Sigap: Pastikan staf Anda berada dalam kondisi puncak pada pukul 16.00 – 18.00 (waktu tersibuk).

Pre-Order (PO): Buka sistem pemesanan beberapa jam sebelumnya untuk menghindari penumpukan pesanan yang menyebabkan keterlambatan pengantaran.

Promo Happy Hour: Berikan diskon khusus untuk pesanan yang dilakukan sebelum pukul 15.00 guna mengurai antrean saat menjelang Maghrib.

Visual dan Konten Media Sosial yang “Menggoda”

Di bulan puasa, konten visual makanan memiliki daya tarik berkali-kali lipat lebih kuat.

Konten Estetika: Unggah foto atau video pendek (Reels/TikTok) yang menunjukkan uap panas makanan atau kesegaran minuman dingin andalan restoran Anda.

Kekuatan Copywriting: Gunakan kata-kata yang menyentuh sisi emosional, seperti tema kebersamaan, rindu rumah, atau hadiah untuk orang terkasih (Hampers).

Strategi Hampers Lebaran

Jangan menunggu Idul Fitri tiba untuk menawarkan hampers.

Edisi Terbatas: Buat kemasan khusus bertema Ramadhan/Lebaran yang eksklusif.

Kartu Ucapan Custom: Sediakan layanan penulisan kartu ucapan agar pelanggan merasa lebih personal saat mengirimkan makanan kepada kolega atau ­keluarga.

Siapkan dengan matang strategi pemasaran produk Anda di bulan Ramadhan. Semoga bisnis Anda makin sukses dan lancar. hay

20260215210345_1.jpg

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.