Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop Klaim Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Nasional, Realita atau Optimisme?

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Business and Legal Outlook 2026 dihadirkan sebagai ruang dialog strategis untuk membantu pelaku usaha membaca risiko, menangkap peluang, dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri," tutur Deasy.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, yang hadir dalam kegiatan itu mengulas prospek sektor sumber daya alam ke depan, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan dan komitmen terhadap keberlanjutan.

“Untuk bisa menjadi engine of growth yang terbaik bagi negara, maka BUMN tidak bisa bekerja sendiri. BUMN harus inklusif dan harus membuat strategi inklusifitas yang bagus," kata Dany.

Sementara itu, Komisaris Jasamarga Related Business sekaligus Ketua Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPD HIPMI Jaya, Samira Alatas menekankan pentingnya perhatian terhadap dinamika geopolitik dan prospek bisnis ke depan, termasuk bagaimana pelaku usaha menavigasi ketidakpastian, menyusun strategi yang adaptif, serta menangkap peluang di tengah perubahan global.

Founder & CEO Radian Syam & Syam Law Firm, Radian Syam menilai pemerintah saat ini telah membangun sistem tata kelola yang kuat dalam meningkatkan perekonomian nasional.

"Hari ini kita dapat melihat komitmen pemerintah dalam membangun sistem tata kelola yang kuat. Jatuh bangunnya sebuah negara sangat bergantung pada bangsanya sendiri," kata Radian mengutip Bung Hatta.

Forum itu juga menyoroti terkait tahun 2026 yang diwarnai tekanan global, dipicu dinamika geopolitik, ekonomi Amerika Serikat, volatilitas suku bunga dan komoditas, hingga isu MSCI yang mempengaruhi arus modal pada pasar modal Tech in Asia.

Isu digital dan kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan turut menjadi perhatian utama dalam forum itu. Diskusi menyoroti kesiapan regulasi serta kapasitas organisasi dalam beradaptasi dengan perkembangan AI.

“Perkembangan teknologi, khususnya AI, tidak hanya membuka peluang baru, tetapi juga menuntut kesiapan tata kelola dan kepatuhan yang lebih matang dari pelaku usaha,” kata Managing Partner Legal Next Attorneys at Law, Joddy Mulyasetya P.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.