Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop Klaim Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Nasional, Realita atau Optimisme?

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkop Klaim Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Nasional, Realita atau Optimisme? Doc: ANTARA FOTO/ Angga Budhiyanto
Ket. Warga membawa minyak goreng yang dibeli di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

JAKARTA – Koperasi memegang peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional karena mampu memperkuat basis ekonomi rakyat, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pemerataan pertumbuhan hingga ke daerah.

Di tengah tantangan perlambatan global, penguatan koperasi, sejalan dengan agenda Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, menjadi kunci untuk membangun ketahanan ekonomi domestik, meningkatkan produktivitas UMKM, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih berkelanjutan.

Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Herbert Siagian menyatakan koperasi diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi nasional pada 2026, melalui strategi baru dan dukungan kebijakan pemerintah untuk memperkuat daya saing pelaku usaha.

Herbert mengatakan dalam menyikapi tekanan ekonomi global, pergeseran geopolitik, dan percepatan transformasi teknologi yang tidak menentu, pelaku usaha terus dituntut untuk menata ulang strategi bisnis yang sudah diimplementasikan.

"Untuk mengatasi banyaknya perubahan tersebut, para pelaku bisnis tidak bisa hanya terpaku oleh satu strategi. Kita harus bisa melakukan beberapa gaya untuk bisa bertahan di kondisi saat ini. Di tahun 2026 dan seterusnya, akan muncul pemain lama, yaitu koperasi," kata Herbert dalam keterangan di Jakarta, Senin (16/2).

Herbert menekankan hal itu dalam Forum Business & Legal Outlook 2026 yang digelar di Jakarta Selatan, sebagai ruang dialog menghadapi kondisi perekonomian global saat ini.

"Koperasi akan mempunyai strategi baru yang akan berpotensi menjadi game changer di perekonomian Indonesia dengan dukungan penuh dari pemerintah saat ini," ujar Herbert.

Di tengah tekanan ekonomi global, pergeseran geopolitik, dan percepatan transformasi teknologi yang tidak menentu, pelaku usaha terus dituntut untuk menata ulang strategi bisnis yang sudah diimplementasikan.

Sebagai mitra pendidikan dan pelatihan terkemuka untuk pengembangan sumber daya manusia di Asia, ET-Asia bersama dengan HIPMI Jaya dan juga law firm Legal Next, Bilad Elkomindo Multimedia, serta Delapan Capital menciptakan forum Business & Legal Outlook 2026 yang digelar di Jakarta Selatan.

Dengan menghadirkan regulator, pimpinan perusahaan, perbankan, ekonom, hingga mitra firma hukum untuk membahas arah kebijakan dan strategi bisnis tahun 2026.

Direktur Operasional ET-Asia, Deasy Widiantie menuturkan Business & Legal Outlook 2026 lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang dialog yang lebih mendalam dan relevan bagi para pengambil keputusan.

Dia menuturkan di tengah perubahan global yang berlangsung begitu cepat, dunia usaha Indonesia perlu memiliki ruang untuk berhenti sejenak, membaca arah, dan menyusun langkah dengan lebih tenang dan terukur.

"Forum ini kami hadirkan bukan hanya sebagai diskusi, tetapi sebagai ruang refleksi dan pertukaran perspektif yang konstruktif," ujarnya.

Dalam situasi seperti ini, kata Deasy, pelaku usaha membutuhkan lebih dari sekadar optimisme, dibutuhkan strategi yang terukur dan perspektif lintas sektor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Jaksa Cabut Sebagian Besar ...
Luar Negeri
Polisi India Tangkap Para P...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.