Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disparekraf DKI Terbitkan Aturan Operasional Usaha Pariwisata Ramadhan 1447 H

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Disparekraf DKI Terbitkan Aturan Operasional Usaha Pariwisata Ramadhan 1447 H Doc: Pexels
Ket. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor e-0001 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Dalam aturan tersebut, terdapat enam jenis usaha pariwisata yang wajib tutup selama periode Ramadhan.

JAKARTA - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor e-0001 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Dalam aturan tersebut, terdapat enam jenis usaha pariwisata yang wajib tutup selama periode Ramadhan.

Enam usaha yang dimaksud meliputi kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa, serta bar atau rumah minum yang berdiri sendiri maupun yang berada di dalam lokasi usaha tersebut. Tempat karaoke juga termasuk dalam kategori yang wajib menghentikan operasional sementara.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, kebijakan ini diterbitkan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"SE diterbitkan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1447 H / 2026 M, dan memperhatikan Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026).

Penutupan wajib dilakukan mulai satu hari sebelum Ramadhan hingga satu hari setelah hari kedua Idul Fitri. Selain itu, seluruh kegiatan usaha pariwisata lain yang menjadi penunjang dan berada dalam satu kesatuan ruang dengan enam usaha tersebut juga wajib ikut ditutup.

Namun, terdapat pengecualian bagi usaha yang beroperasi di hotel bintang empat dan lima. Pengecualian juga berlaku bagi kelab malam dan diskotek yang menyatu dengan hotel minimal bintang empat atau berada di kawasan komersial serta tidak berdekatan dengan permukiman warga, rumah ibadah, sekolah, dan rumah sakit.

Bagi usaha yang mendapat pengecualian, operasional tetap dibatasi dengan jam tertentu selama Ramadhan.

  • Kelab malam mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB.
  • Diskotek mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB.
  • Mandi uap mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB.
  • Rumah pijat mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB.
  • Arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB.
  • Bar/rumah minum mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB.
  • Bar/rumah minum yang menjadi penunjang usaha pariwisata tertentu mengikuti ketentuan waktu penyelenggaraan kegiatan usaha utamanya.

SE Nomor e-0001 Tahun 2026 tersebut telah ditandatangani secara resmi oleh Andhika Permata pada 13 Februari 2026. Kebijakan ini menjadi pedoman bagi pelaku usaha pariwisata di Jakarta dalam menjalankan operasional selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.