Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Nasionalis Bangladesh Klaim Menang Besar dalam Pemilu, AS dan India Ucapkan Selamat

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Partai Nasionalis Bangladesh Klaim Menang Besar dalam Pemilu, AS dan India Ucapkan Selamat Doc: AFP
Ket. Ketua partai nasionalis Bangladesh, BNP, Tarique Rahman

DHAKA - Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) mengklaim menang telak pada hari Jumat (13/2) dalam pemilu pertama yang diadakan sejak pemberontakan mematikan tahun 2024. Tarique Rahman siap menjadi perdana menteri.

Namun hasil akhir yang resmi belum keluar, dan saingan utamanya, Jamaat-e-Islami, partai Islamis terbesar yang memimpin koalisi yang lebih luas, mengatakan mereka memiliki "pertanyaan serius tentang integritas proses hasil".

Kedutaan Besar AS dengan cepat mengucapkan selamat kepada Rahman dan BNP atas "kemenangan bersejarah", sementara negara tetangga India memuji "kemenangan telaknya" meskipun hubungan dengan Bangladesh belakangan ini kurang baik. Perdana Menteri Pakistan memuji "penyelenggaraan pemilu yang sukses" oleh rakyat Bangladesh.

Pada pukul 09.30, lembaga penyiaran memproyeksikan BNP telah melampaui ambang batas 150 kursi untuk mengamankan mayoritas yang jelas di parlemen, memprediksi akan memenangkan lebih dari dua pertiga kursi.

Tantangan yang Meningkat

Saluran televisi Jamuna memproyeksikan BNP telah mengamankan 212 kursi. Dikatakan, Jamaat telah memenangkan 74 kursi, sebuah lompatan besar dari hasil sebelumnya namun jauh dari kemenangan mutlak yang mereka kampanyekan. Somoy TV menyiarkan angka serupa.

Rahman mengatakan kepada AFP dua hari sebelum pemungutan suara bahwa ia "yakin" bahwa partainya -- yang hancur selama 15 tahun pemerintahan otokratis mantan perdana menteri Sheikh Hasina -- akan merebut kembali kekuasaan di negara Asia Selatan berpenduduk 170 juta jiwa itu.

Ketua Jamaat, Shafiqur Rahman (67), telah melancarkan kampanye akar rumput yang disiplin dengan platform keadilan dan pemberantasan korupsi.

Partainya mengatakan mereka "tidak puas dengan proses seputar hasil pemilihan", mengklaim telah mencatat "ketidakkonsistenan dan fabrikasi berulang dalam pengumuman hasil tidak resmi". Mereka tidak segera memberikan bukti spesifik.

Komisi Pemilihan Umum menyatakan tidak akan merilis hasil akhir hingga Jumat (13/2) sore, untuk total 299 dari 300 daerah pemilihan yang telah melakukan pemungutan suara.

Sebanyak 50 kursi di parlemen yang diperuntukkan bagi perempuan akan diisi dari daftar partai.

Pemimpin senior BNP, Ruhul Kabir Rizvi, dalam sebuah pernyataan partai, mengklaim kemenangan telak tanpa memberikan angka, menyerukan para pengikutnya untuk bersyukur dalam doa pada hari Jumat daripada merayakan di jalanan.

"Tidak akan ada pawai kemenangan meskipun BNP meraih kemenangan besar," kata pernyataan itu. "Kami akan mengadakan doa khusus di masjid-masjid setelah salat Jumat di seluruh negeri."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.