Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dek Gam: Pelaku Pengeroyokan Pemuda Aceh di Sibolga Harus Dihukum Berat Tanpa Toleransi

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 19:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dek Gam: Pelaku Pengeroyokan Pemuda Aceh di Sibolga Harus Dihukum Berat Tanpa Toleransi Doc: Antara Foto
Ket. Anggota Komisi III DPD-RI, Nazaruddin Dek Gam

Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam meminta polisi menghukum berat pelaku pengeroyokan pemuda Aceh Arjuna Tamaraya (21), yang tewas dianiaya sekelompok orang di kawasan Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara.

"Kita minta Kapolda Sumatera Utara untuk memberikan atensi khusus dan menindak para pelaku dengan hukuman berat," kata Nazaruddin Dek Gam, di Banda Aceh, Selasa.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (31/10/2025) dini hari. Korban saat itu sedang beristirahat di area masjid, namun diduga tanpa sebab jelas, beberapa orang mendatanginya dan melakukan pengeroyokan brutal. Akibatnya, Arjuna mengalami luka parah dan meninggal dunia.

“Ini tindakan yang sangat kejam dan tidak manusiawi. Kapolda Sumut harus memberikan efek jera kepada para pelaku,” ujarnya.

Dek Gam menilai peristiwa ini tidak hanya melukai hati keluarga korban, tetapi juga masyarakat Aceh secara keseluruhan. Terlebih, kejadian itu berlangsung di area rumah ibadah, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siapapun beristirahat dan beribadah.

“Di dalam masjid, warga kami dari Aceh dikeroyok hingga meninggal dunia. Padahal korban hanya beristirahat sebentar. Ini benar-benar tidak bisa diterima,” katanya.

Selain itu, Ketua MKD DPR RI ini juga meminta kepolisian tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga mengusut tuntas motif di balik aksi pengeroyokan tersebut.

Proses hukum dalam perkara ini, lanjut dia, harus dilakukan secara adil dan transparan, agar keluarga korban mendapatkan kepastian dan rasa keadilan.

“Coba diperiksa juga, mungkin para pelaku ini pemakai narkoba. Para pelaku harus diberi hukuman setimpal dengan perbuatannya. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penanganan kasus ini,” tegasnya.

Hingga kini, tambah Dek Gam, pelaku diketahui sebanyak lima orang telah ditangkap pihak kepolisian Sibolga. Tetapi, proses penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap peran masing-masing tersangka serta motif utama penganiayaan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Dek Gam juga menyerukan kepada masyarakat Aceh di perantauan agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Ini bukan hanya soal korban dari Aceh, tapi soal kemanusiaan. Negara harus hadir memberikan rasa aman bagi semua warganya, di mana pun mereka berada,” demikian Nazaruddin Dek Gam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.