Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Sita Kapal Nelayan Tiongkok di Lepas Pantai Nagasaki, Kapten Kapal Ditangkap

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Negara-negara berikutnya yang terancam adalah Jepang, Filipina, dan negara-negara lain di kawasan Indo-Pasifik, dengan dampak yang akhirnya mencapai Amerika dan Eropa," katanya.

Setelah komentar Takaichi, Beijing memanggil duta besar Tokyo, memperingatkan warga negara Tiongkok untuk tidak mengunjungi Jepang, dan melakukan latihan udara bersama dengan Russia.

Pada bulan Desember, jet J-15 dari kapal induk Liaoning milik Tiongkok dua kali mengunci radar pada pesawat Jepang di perairan internasional dekat Okinawa, menurut Jepang.

Tiongkok juga memperketat kontrol ekspor ke Jepang untuk barang-barang yang berpotensi digunakan untuk keperluan militer, yang memicu kekhawatiran bahwa Beijing dapat mencekik pasokan mineral langka yang vital.

Selain itu, Beijing dilaporkan menangguhkan impor makanan laut Jepang.

Dua panda terakhir Jepang bahkan dikembalikan ke Tiongkok bulan lalu.

Takaichi, 64 tahun, dipandang sebagai tokoh yang keras terhadap Tiongkok sebelum menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang pada bulan Oktober.

Ia memenangkan kemenangan telak dalam pemilihan umum sela pada hari Minggu, menempatkannya pada posisi yang kuat selama empat tahun ke depan untuk memberikan pengaruhnya pada kebijakan dalam negeri dan luar negeri Jepang.

Ia mengatakan pada hari Senin bahwa ia "terbuka untuk berbagai dialog dengan Tiongkok".

Namun, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan "dialog yang tulus harus dibangun atas dasar saling menghormati".

"Mengumumkan dialog dengan mulut sambil terlibat dalam konfrontasi - tidak ada yang akan menerima dialog semacam ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam konferensi pers rutin pada hari Selasa.

"Jika Jepang benar-benar ingin mengembangkan hubungan strategis dan saling menguntungkan dengan Tiongkok, itu sangat mudah dan jelas: tarik kembali pernyataan Takaichi yang keliru tentang Taiwan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.