Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jet Pengebom Russia dan Tiongkok Terbang di Dekat Jepang, Tokyo dan NATO Waswas

📅 Kamis, 11 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jet Pengebom Russia dan Tiongkok Terbang di Dekat Jepang, Tokyo dan NATO Waswas Doc: AFP/Kemenhan Jepang
Ket. Foto yang dirilis ini, diambil pada 9 Desember 2025 dan diterima pada 10 Desember 2025 dari Kementerian Pertahanan Jepang, menunjukkan jet tempur J-16 Tiongkok terbang di atas laut dekat Jepang.

TOKYO - Kepala NATO Mark Rutte dan Menteri Pertahanan Jepang menyatakan kekhawatirannya atas kegiatan patroli gabungan pesawat Tiongkok dan Russia yang dilakukan baru-baru ini.

Insiden hari Selasa (9/12) terjadi ketika hubungan Jepang-Tiongkok memburuk setelah komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang Taiwan yang membuat Beijing marah.

"Kedua belah pihak berbagi kekhawatiran mendalam atas insiden ini dan sepakat untuk berkomunikasi secara erat satu sama lain," kata Kementerian Pertahanan Jepang pada Rabu (10/12) malam.

Pernyataan tersebut menyusul konferensi video selama 15 menit antara Rutte dan Menhan Shinjiro Koizumi, kata kementerian tersebut.

Koizumi juga memberi pengarahan kepada Rutte tentang insiden lain baru-baru ini yang melibatkan pesawat Tiongkok yang mengunci radar mereka ke pesawat Jepang di dekat Taiwan, tambah pernyataan itu.

Menurut Tokyo, dua pesawat pengebom Russia Tu-95 yang mampu membawa senjata nuklir pada hari Selasa terbang dari Laut Jepang untuk bertemu dengan dua pesawat pengebom Tiongkok H-6 di Laut Tiongkok Timur, kemudian melakukan penerbangan bersama di sekitar negara tersebut.

Jepang mengerahkan pesawat tempurnya sebagai respons.

Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa, pesawat tempur Russia dan Tiongkok juga memasuki zona pertahanan udaranya. Seoul juga mengerahkan jet tempur.

Beijing kemudian mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa mereka telah menggelar latihan militer dengan militer Russia sesuai dengan "rencana kerja sama tahunan".

Moskow juga menyebutnya sebagai latihan rutin, dan mengatakan bahwa latihan tersebut berlangsung selama delapan jam dan beberapa jet tempur asing mengikuti pesawat Russia dan Tiongkok.

Takaichi bulan lalu mengisyaratkan bahwa Jepang akan melakukan intervensi militer dalam setiap serangan Tiongkok terhadap Taiwan, yang diklaim Beijing sebagai miliknya dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya dengan kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.