Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gila! Lampu Semanggi 3 Kali Digondol Maling, Pramono Anung Bongkar Kelicikan Pencuri Berkedok Petugas

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Gila! Lampu Semanggi 3 Kali Digondol Maling, Pramono Anung Bongkar Kelicikan Pencuri Berkedok Petugas Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/1).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran aparat hingga level kelurahan dan kecamatan untuk memperketat pengawasan fasilitas publik menyusul maraknya aksi pencurian komponen infrastruktur kota. 

Kekecewaan orang nomor satu di Jakarta ini memuncak setelah mengetahui lampu hias di kawasan ikonik Semanggi telah tiga kali hilang dicuri, meski lokasi tersebut berada di bawah pantauan kamera pengawas (CCTV) dan berdekatan dengan pos polisi. Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Selasa (10/2), Pramono meminta agar tidak ada lagi sikap saling lempar tanggung jawab antarunit kerja terkait pengamanan aset negara yang dibiayai oleh pajak rakyat tersebut.

“Teman-teman pasti tidak pernah membayangkan yang namanya Semanggi, itu sekarang kita kasih lampu terangnya beragam. Tahu nggak, itu sudah tiga kali diganti. Ke mana lampu itu? Dicuri,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa.

Bahkan, pencurian terjadi meski di sekitar lokasi terdapat pos polisi dan kamera pengawas (CCTV). Namun pelaku tetap nekat mengambil komponen lampu tersebut.

Dia juga mencontohkan kasus pencurian kabel bawah tanah di wilayah Jakarta Utara yang terjadi pada siang hari. Pelaku terlihat seperti petugas resmi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga.

Oleh karena itu, Pemprov DKI memutuskan memperkuat koordinasi pengawasan lintas level wilayah dan satuan kerja. Ia menilai selama ini masih terjadi saling lempar tanggung jawab antarunit.

“Salah satu kelemahan yang ada, kadang-kadang saling melempar, ini tugas camat, wali kota, lurah atau sudin. Maka, tadi kami putuskan koordinasi di tingkat kelurahan, kecamatan dengan suku dinas terkait, termasuk Satpol PP,” ujar Pramono.

Selain pencurian, Pramono juga menyoroti persoalan infrastruktur jalan seperti lubang yang membahayakan pengguna jalan saat musim hujan.

Ia mengaku marah setelah ada kasus pelajar meninggal akibat kecelakaan di jalan berlubang dan licin.

Menurutnya, pengawasan dan respons cepat di lapangan harus diperbaiki agar kerusakan fasilitas publik, termasuk lampu jalan dan penerangan trotoar, bisa segera ditangani sebelum memicu korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

13 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.