Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf: Bukan Media Usang, Radio Masih Jadi Senjata Komunikasi di Saat Krisis

📅 Senin, 09 Feb 2026, 12:50 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Bukan Media Usang, Radio Masih Jadi Senjata Komunikasi di Saat Krisis  Doc: Humas Kota Bandung  

BANDUNG - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar Li, menegaskan bahwa radio masih memiliki peran strategis di tengah gempuran platform digital.

Hal itu disampaikannya saat kick-off Radio Ekraf di Cihampelas Walk Kota Bandung pada Minggu (8/2), yang menjadi bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem penyiaran sebagai wadah tumbuhnya insan kreatif daerah.

Irene menyebut, masih ada sekitar 25 juta pendengar radio di Indonesia, membuktikan bahwa medium ini belum ditinggalkan masyarakat. Radio bukan sekadar sarana hiburan, melainkan medium komunikasi publik yang berperan penting dalam menjaga ketahanan bangsa.

“Radio bukan hanya entertainment. Ia bagian dari ketahanan nasional. Kita ingat, kemerdekaan Indonesia 1945 diumumkan lewat radio. Bahkan sampai hari ini, dalam kondisi darurat ketika listrik dan internet bermasalah, radio tetap menjadi alat komunikasi yang paling andal,” jelas Irene.

Ia menambahkan, radio juga menjadi launchpad bagi lahirnya insan kreatif dan pemimpin publik. Banyak figur nasional memulai perjalanan kariernya dari dunia penyiaran sebelum berkembang di bidang lain. Bandung dipilih sebagai lokasi roadshow karena dikenal sebagai kota kreatif dengan ekosistem radio yang kuat dan melahirkan banyak talenta.

“Komitmen kami, kreativitas tidak boleh hanya terpusat di Jakarta. Bandung adalah contoh kota dengan sejarah panjang radio dan komunitas kreatif. Kota-kota lain akan menyusul,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai radio merupakan bagian penting dari ekosistem industri kreatif Kota Bandung sejak puluhan tahun lalu. Sejumlah radio legendaris di Bandung telah menjadi ruang ekspresi komunitas dan talenta di bidang penyiaran, manajemen, pemasaran hingga karya kreatif lainnya.

“Radio di Bandung bukan hanya media siaran, tapi ekosistem yang melahirkan banyak talenta. Dari sinilah tumbuh komunitas-komunitas kreatif sejak era 1970-an,” ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, agar tetap relevan, radio perlu melakukan konvergensi dengan platform digital tanpa kehilangan karakteristik utamanya sebagai media yang tangguh dan memiliki daya tahan tinggi. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan frekuensi radio sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Radio harus bertransformasi tapi juga harus tetap menjaga fungsinya sebagai media yang resilien. Dalam situasi krisis, radio terbukti efektif menenangkan masyarakat dan melawan disinformasi,” kata dia.

Wali Kota Farhan mencontohkan penggunaan radio sebagai saluran komunikasi publik saat terjadi situasi rawan gangguan keamanan di Kota Bandung. Kala itu, Pemkot bersama aparat menggunakan radio untuk meredam provokasi dan menjaga stabilitas informasi di masyarakat.

“Pada waktu kejadian besar di bulan Agustus lalu saat terjadi kerusuhan kami menggunakan Radio sebagai alat komunikasi dan sebagai salah satu platform untuk menenangkan masyarakat agar tidak terprovokasi,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.