Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Diuji Stabilkan Rupiah dan Inflasi
📅 Senin, 09 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Uyu Septiyati Liman.
JAKARTA – Pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia menandai penguatan struktur kepemimpinan bank sentral di tengah tantangan ekonomi global yang masih sarat ketidakpastian.
Masuknya figur dengan latar belakang kebijakan publik dan pasar keuangan ini diharapkan memperkaya perspektif BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar, mengendalikan inflasi, serta memperkuat bauran kebijakan moneter–makroprudensial.
Ke depan, peran Thomas akan krusial dalam memperkuat kredibilitas BI sekaligus menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Mantan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono resmi dilantik oleh Mahkamah Agung (MA) menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2026-2031 di Jakarta, Senin (9/2).
Acara pengambilan sumpah Thomas Djiwandono dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya berjanji bahwa saya akan melakukan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Thomas.
Dalam sumpahnya, ia berjanji tidak akan memberikan, menerima, maupun menjanjikan apapun dari dan kepada siapapun.
“Saya berjanji bahwa saya akan setia terhadap negara, konstitusi, dan haluan negara. Kiranya Tuhan menolong saya,” imbuhnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Thomas tiba di Kompleks Gedung Mahkamah Agung sekitar pukul 14.00 bersama keluarganya, termasuk Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
Acara pengambilan sumpah tersebut berlangsung sekitar 10 menit dimulai sekitar pukul 14.20 dan dilanjutkan dengan ramah-tamah.
Sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat lembaga pemerintahan turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, serta Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti.
Selain itu, hadir pula Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, hingga Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman.
Publik kini menanti kontribusi konkret Thomas dalam memperkuat stabilitas makroekonomi di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda.
Ke depan, efektivitas perannya akan tercermin dari kemampuan BI menjaga kredibilitas kebijakan, merespons dinamika pasar secara tepat, serta memastikan stabilitas tetap berjalan seiring dengan agenda pertumbuhan ekonomi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!