Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf: Bahasa dan Literasi Kunci Lahirkan Karya Kreatif

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 18:29 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Bahasa dan Literasi Kunci Lahirkan Karya Kreatif Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menjadi pembicara dalam acara Selebrasi Narabahasa (Senara) 2026 yang digelar di Omah Martimbang, Jakarta, Sabtu, (7/2).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menyebut penguasaan bahasa dan literasi sebagai faktor kunci dalam upaya untuk mengungkapkan gagasan dan melahirkan karya kreatif.

"Bahasa menjadi fondasi dari hubungan manusia dengan manusia lain, manusia dengan diri sendiri, dan di era sekarang, manusia dengan mesin," kata Irene saat menjadi pembicara dalam acara Selebrasi Narabahasa (Senara) 2026 yang digelar di Omah Martimbang, Jakarta, Sabtu (7/2).

"Semakin baik cara kita bertutur saat memberi instruksi kepada AI maupun manusia, semakin dekat hasilnya dengan tujuan yang kita inginkan," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Minggu (8/2).

Dia menyebut bahasa sebagai alat utama untuk menyampaikan isi pikiran dan hati serta menganggap karya tulis sebagai titik awal lahirnya kekayaan intelektual yang dapat dikembangkan.

Menurut dia, produk-produk kebahasaan berpotensi besar dikembangkan dalam berbagai medium agar bisa menjangkau khalayak yang lebih luas dan mendatangkan lebih banyak manfaat ekonomi.

"Banyak buku, seperti karya Ika Natassa dan Marchella FP, yang berangkat dari tulisan, kemudian dikembangkan menjadi naskah dan diadaptasi ke film. Basisnya tetap bahasa dan cerita, tetapi dikemas ulang agar bisa dipahami dan dinikmati oleh audiens yang lebih luas," ia menjelaskan.

Dalam acara Senara 2026, sastrawan Nenden Lilis Aisyah menyoroti pentingnya orisinalitas karya di tengah kemudahan produksi konten menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

"Dalam menulis, salah satu sumber yang paling kuat adalah pengalaman pribadi. Dari sanalah lahir perbedaan dan keunikan, karena pengalaman yang dihayati secara mendalam akan melahirkan bahasa yang lebih personal dan membuat karya menjadi benar-benar orisinal," katanya.

Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menyampaikan bahwa Narabahasa sejak awal hadir tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga mengangkat martabat bahasa Indonesia sebagai bahasa yang setara dan berdaya di ruang publik maupun profesional.

Menurut dia, Narabahasa punya tiga misi utama, yaitu mengangkat marwah bahasa Indonesia, meningkatkan keterampilan berbahasa masyarakat, dan mendorong kebahagiaan.

"Banyak orang Indonesia sebenarnya memiliki gagasan yang baik, tetapi kesulitan mengekspresikannya secara utuh. Ketika kemampuan berbahasa meningkat, kepercayaan diri tumbuh, dan itu berpengaruh pada kualitas komunikasi sekaligus kebahagiaan," ia menjelaskan.

Narabahasa menghadirkan Senara 2026 sebagai ruang temu bagi komunitas, kreator, dan penerbit untuk merayakan serta mengembangkan karya berbasis bahasa dan literasi.

Acara Senara 2026 mencakup bazar komunitas dan penerbit, gelar wicara, bincang komunitas, hiburan, serta lokakarya menulis cerita dan menjahit buku.

Kegiatan yang ditujukan untuk pelajar, pendidik, komunitas, kreator konten, dan masyarakat umum ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa dan literasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.