Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas: Akses Pangan yang Terjangkau Dorong Pertumbuhan Ekonomi

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 06:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas: Akses Pangan yang Terjangkau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Doc: ANTARA
Ket. Dokumentasi - Seorang warga penerima bantuan pangan menunjukkan beras yang merupakan bantuan pangan dari pemerintah.

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan akses pangan yang terjangkau berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, karena menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, serta mendukung stabilitas pasokan nasional.

"Guna menjaga daya beli masyarakat, Badan Pangan Nasional mendukung pelaksanaan program stimulus ekonomi. Terlebih Bapanas didaulat untuk menjaga hilir dari rantai pasok pangan agar masyarakat dapat memperoleh akses pangan yang terjangkau," kata Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (07/2).

Dia menyebutkan pada 2025, dalam pelaksanaan program stimulus ekonomi kuartal ketiga, Bapanas menugaskan Perum Bulog untuk penyaluran bantuan pangan. Mulai Juli, bantuan pangan beras 20 kilogram (kg) diberikan gratis ke masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) untuk alokasi 2 bulan.

Realisasinya sampai November 2025, menjangkau lebih dari 18 juta KPM di seluruh Indonesia. Anggaran yang telah dikucurkan pemerintah untuk program prorakyat tersebut mencapai Rp4,97 triliun.

Tak berhenti di situ, kata dia, pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan sebagai bagian dari stimulus ekonomi kuartal keempat tahun 2025.

"Tidak hanya beras yang disalurkan, tapi juga MinyaKita, sehingga paket bantuan terdiri a tasberas 20 kg dan MinyaKita 4 liter bagi setiap KPM untuk alokasi 2 bulan," ujarnya,

Sampai akhir Desember 2025, realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng itu telah mencapai lebih dari 17 juta KPM. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah terhadap program bantuan pangan itu sekitar Rp 6,5 triliun.

Menurutnya, program bantuan pangan itu menjadikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat lebih terbantukan dalam pengeluaran konsumsi sehari-harinya. Daya beli masyarakat semakin terjaga dengan roda ekonomi terus berjalan.

"Ingat kalau pangan bermasalah, negara bermasalah. Sesuai perintah Bapak Presiden, untuk stabilkan harga. Kita jaga harga pangan sampai Ramadhan selesai. Fokus kita sekarang memastikan stabilisasi harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga," kata Amran.

Amran memastikan pemerintah akan melanjutkan program bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk kuartal pertama di tahun 2026. Bahkan, jumlah KPM ditingkatkan secara eksponensial hingga 33,2 juta KPM dari sebelumnya yang 18 juta KPM.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat cukup baik dengan capaian 5,11 persen, menjadi tingkat tertinggi sejak 2023, menunjukkan pemulihan ekonomi nasional yang terus berlanjut stabil.

Pada triwulan IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,39 persen secara tahunan dibandingkan periode sama 2024. Angka tersebut menjadi pertumbuhan triwulan IV tertinggi sejak pandemi COVID-19 berakhir.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan pertumbuhan tersebut mencerminkan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan, terutama didorong oleh aktivitas domestik yang tetap terjaga sepanjang tahun 2025.

Secara keseluruhan, sepanjang 2025 konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 2,62 persen, menegaskan peran penting belanja masyarakat dalam menopang perekonomian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Busyet… 150 Roda Dua Dika...
Olahraga
Pelatih Mengeklaim, Tim Pan...
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...
Olahraga
Liverpool Didesak Datangkan...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.