Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas dan PMJ Jaga Harga dan Mutu Pangan di Jakarta-Jabar-Banten

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 08:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas dan PMJ Jaga Harga dan Mutu Pangan di Jakarta-Jabar-Banten Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Komoditas cabai merah keriting dijual pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta.

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kepolisian Daerah Metro Jaya bersinergi memperkuat pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan di wilayah Hukum Polda Metro Jaya (PMJ) yang meliputi Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

"Penguatan dilakukan melalui sinergi Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektor," kata Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Budi Waryanto dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis (04/2).

Dia menyampaikan langkah itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di salah satu pusat distribusi dan konsumsi pangan nasional.

"Sekaligus memastikan pangan yang beredar di masyarakat memenuhi ketentuan harga, keamanan, dan mutu sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Ia menuturkan pemerintah terus mengakselerasi langkah-langkah strategis pengawasan di tingkat hilir, khususnya pada jalur perdagangan akhir yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Ia menegaskan melalui Satgas Saber yang dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Tahun 2026, pengawasan dilakukan terhadap beberapa komoditas pangan strategis, antara lain beras, daging, dan telur.

Selain itu, minyak goreng, bawang, dan cabai, dengan memastikan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Pembelian Pemerintah (HPP), serta standar keamanan pangan.

Dalam rakor tersebut, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya selaku Kepala Satgas Pangan Edy Sitepu menegaskan pihaknya melakukan pengawasan terhadap komoditas strategis yang diatur dalam skema HET, Harga Acuan Penjualan (HAP) hingga HPP.

Komoditas yang menjadi prioritas pengawasan meliputi beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng Minyakita, jagung pipilan kering, kedelai, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih, cabai, serta gula konsumsi.

Selain aspek harga, Edy juga menyoroti keamanan dan mutu pangan. Pengawasan difokuskan pada potensi residu pestisida, penggunaan formalin, serta aflatoksin pada bahan pangan.

Indikator pelanggaran mencakup kontaminasi di atas ambang batas, peredaran pangan kedaluwarsa, serta penggunaan bahan berbahaya yang dilarang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Edy menegaskan kehadiran pihaknya untuk menjamin pelaksanaan kebijakan harga dan mutu pangan agar produsen maupun konsumen mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Penanganan pelanggaran dilakukan secara berlapis melalui pendekatan preemtif, preventif, hingga represif, dengan tetap mengedepankan prinsip ultimum remedium," tegas Edy.

Ia juga menekankan agar seluruh personel Satgas melaksanakan tugas secara profesional dan beretika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.