Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Anjlok, HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Anjlok, HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis Doc: HIPMI
Ket. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ade Jona Prasetyo.

JAKARTA - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ade Jona Prasetyo mengajak masyarakat, investor, dan pelaku usaha untuk tetap optimistis menyikapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (16/10).

"IHSG boleh anjlok hari ini, tetapi bukan berarti ekonomi Indonesia tamat," kata Ade Jona dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10).

Menurut Ade Jona, tekanan yang terjadi di pasar saham tidak boleh langsung dimaknai sebagai berakhirnya prospek perekonomian Indonesia.

Ade menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi, potensi pasar, dan kekuatan sektor riil yang harus terus dijaga serta dikembangkan.

"Kita tidak boleh kehilangan optimisme hanya karena gejolak pasar dalam satu hari. Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, pengusaha yang tangguh, dan peluang investasi yang masih sangat luas. Yang dibutuhkan sekarang adalah ketenangan, kepercayaan, dan kerja bersama," ujar Ade Jona.

Ade Jona menilai dinamika pasar modal merupakan bagian dari mekanisme perekonomian yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perkembangan ekonomi global, sentimen investor, dan kondisi pasar keuangan.

Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan berlebihan yang justru dapat memperburuk sentimen dan mengganggu kepercayaan terhadap perekonomian nasional.

BPP HIPMI, lanjut Ade Jona, mendukung langkah pemerintah bersama otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas pasar, memperkuat kepercayaan investor, dan memastikan aktivitas perekonomian tetap berjalan.

"Kami percaya pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam situasi seperti ini, yang diperlukan bukan saling menyalahkan atau membangun ketakutan, melainkan memperkuat koordinasi, menghadirkan kebijakan yang tepat, dan memberikan kepastian kepada dunia usaha. HIPMI mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar," kata dia.

Ade Jona juga menekankan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tidak dapat diukur hanya dari naik turunnya indeks saham. Aktivitas industri, perdagangan, konsumsi masyarakat, investasi produktif, hingga perkembangan UMKM merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi nasional.

Menurut dia, selama sektor riil terus diperkuat, investasi didorong, dan kesempatan kerja diperluas, Indonesia tetap memiliki ruang besar untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi Indonesia jauh lebih besar daripada angka yang bergerak di layar bursa. Ada jutaan pelaku UMKM, pekerja, industri, dan pengusaha yang setiap hari terus menggerakkan perekonomian. Inilah kekuatan yang harus kita jaga. Jangan sampai kepanikan sesaat membuat kita melupakan potensi besar bangsa sendiri," kata Ade Jona.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.