Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telan Biaya Rp25,23 Triliun, Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Sepanjang 40,01 Kilometer Dibagi Dua Segmen

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 13:27 WIB | Oleh:
Telan Biaya Rp25,23 Triliun, Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Sepanjang 40,01 Kilometer Dibagi Dua Segmen Doc: antara foto
Ket. Pembangunan tol Sicincin-Bukittinggi akan terbagi dalam dua segmen oleh Kementerian PU.

KOTA PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membagi dua segmen pembangunan Tol Padang Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi sepanjang 40,01 kilometer.

"Pembangunannya direncanakan dua segmen utama yakni segmen Sicincin/Kayu Tanam-Padang Panjang sepanjang 20,3 kilometer, dan segmen Bukittinggi-Padang Panjang sepanjang 19,71 kilometer," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Kamis (5/2).

Masing-masing segmen dilengkapi satu simpang susun (interchange) untuk mendukung konektivitas antar-wilayah. Berdasarkan kajian Kementerian PU dan instansi terkait, kebutuhan atau biaya untuk pembangunan seksi Sicincin/Kayu Tanam-Bukittinggi mencapai Rp25,23 triliun.

"Perencanaannya akan disesuaikan dengan kondisi medan yang memiliki kompleksitas tinggi," kata Gubernur Mahyeldi.

Khusus seksi Sicincin/Kayu Tanam-Padang Panjang direncanakan pembangunan dua terowongan dengan total panjang 5,85 kilometer. Terowongan pertama sepanjang 5,5 kilometer dan terowongan kedua sepanjang 0,35 kilometer.

Selain itu, sistem pembangunan jalan pada trase tersebut direncanakan menggunakan skema kombinasi dimana sepanjang 4,45 kilometer di atas permukaan tanah, dan 10 kilometer jembatan serta sisanya terowongan.

Sementara pada seksi Bukittinggi-Padang Panjang akan menggunakan skema di atas permukaan tanah yakni sepanjang 17 kilometer dan 2,71 kilometer merupakan jembatan.

"Mengingat karakteristik medan yang cukup kompleks dan perlu terowongan, maka dibutuhkan survei dan analisis yang komprehensif sebagai dasar perencanaan. Saat ini survei topografinya sudah selesai dilaksanakan," ujar Mahyeldi.

Tahapan selanjutnya ialah survei geoteknik berupa boring investigation atau penyelidikan tanah melalui pengeboran vertikal. Rencana pengerjaan itu dilaksanakan pada pertengahan Februari hingga awal Mei 2026.

"Dengan syarat izin memasuki hutan lindung sudah keluar dari kementerian terkait. Jika itu belum terbit, tim survei belum bisa bekerja," ujar eks Wali Kota Padang itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.