Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Terisolasi dan Ribuan KK Mengungsi karena Banjir Genangi Tangerang

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Ratusan Terisolasi dan Ribuan KK Mengungsi karena Banjir Genangi Tangerang  Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Sebanyak 118 Kepala Keluarga (KK) di Desa Jenggot, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang masih terisolasi. Sedangkan 4.352 KK lainnya masih mengungsi akibat banjir yang melanda sejak awal Januari 2026.

Camat Mekar Baru, Iman Bahlawi, mengatakan luapan anak Sungai Cidurian menggenangi permukiman warga serta jalan lingkungan di Desa Jenggot dan Desa Kedaung. Banjir diwilayahnya berdampak terhadap 2.029 warga dan 118 KK hingga masih terisolasi dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter.

"Ada 118 KK yang terisolasi banjir dengan ketinggian air 90 sentimeter. Untuk hari ini, situasinya masih tetap sama," ucap dia, Kamis (5/1).

Ia menjelaskan proses evakuasi yang terisolasi mengalami kendala karena lokasi rumah warga berada didekat aliran anak Sungai Cidurian serta area persawahan yang turut terendam banjir. "Posisi rumahnya itu dekat aliran sungai dan disampingnya itu sawah, itu kendala kami," ucap Iman.

Iman mengungkapkan saat ini sekitar 80 warga telah mengungsi ke SDN Jenggati yang difungsikan sebagai posko pengungsian sementara. Meski belum seluruh warga dapat dievakuasi, pihaknya bakal terus menyalurkan bantuan kebutuhan mendasar yang dibutuhkan para korban banjir.

"Kebutuhan dasar untuk yang terisolasi ini hampir tiap hari dikirim sembako dari sini karena mereka butuh makan. Disamping itu, banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Mekar Baru disebabkan pendangkalan anak Sungai Cidurian yang tidak mampu menampung debit air," kata dia.

Imam menuturkan Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berencana melakukan pembenahan aliran sungai tersebut sebagai solusi jangka panjang. "Pak Bupati sudah berjanji bahwa pada 2026 akan dilakukan pembenahan," ujar dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mencatat sebanyak 4.352 KK masih berada dipengungsian, baik di posko darurat maupun di rumah kerabat. Mereka tersebar di 17 desa pada empat kecamatan yang hingga kini masih tergenang banjir.

Taufik mengaku genangan banjir saat ini tersisa di Kecamatan Mekar Baru, Kronjo, Kresek dan Gunung Kaler. Kemudian dengan ketinggian air berkisar antara 30-50 sentimeter.

"Dari total 27 kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir, saat ini tinggal empat kecamatan saja yang masih tergenang. Wilayah lainnya sudah surut," kata Taufik.

Meski wilayah terdampak menyempit, sambung Taufik, ribuan warga belum kembali ke rumah karena kondisi lingkungan yang masih belum aman untuk dihuni. Menurut dia, banjir yang melanda Kabupaten Tangerang kali ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama serta meluapnya Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri.

"Faktor utamanya curah hujan tinggi dan luapan sungai. Kami berharap dalam waktu dekat air bisa segera surut sepenuhnya," ujar Taufik.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan logistik kepada sekitar 13.000 KK selama masa tanggap darurat banjir. "Semoga semuanya segera surut," kata Taufik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.