Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Ramadan, Disperindag OKU Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Ramadan, Disperindag OKU Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Doc: ANTARA
Ket. Pedagang daging sapi potong di Pasar Baru Baturaja, Rabu (4/2/2026).

BATURAJA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan memonitor pasar.

"Biasanya momentum mendekati hari besar keagamaan sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga," kata Kepala bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag OKU, Irfan Maradona di Baturaja, Kamis (05/2).

Dia mengatakan kondisi ini sering dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk menimbun barang sehingga menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga sembako di pasaran.

Oleh sebab itu, pihaknya meningkatkan monitoring pasar dengan membentuk tim untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak melonjak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

Pengawasan tersebut menyasar pada lapak-lapak pedagang di pasar tradisional Baturaja, Kabupaten OKU meliputi Pasar Atas, Pasar Baru dan Pasar RS Sriwijaya.

Selain monitoring pasar, kata dia, pihaknya juga mengagendakan untuk menggelar kegiatan operasi pasar murah dengan menjual sejumlah barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Operasi pasar murah ini dijadwalkan digelar pada Jumat (6/2) dan 13 Februari 2026," katanya.

Sementara, berdasarkan pantauan di Pasar Baru Baturaja untuk harga daging sapi potong masih dijual pedagang kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000/Kg.

"Untuk saat ini harga daging sapi masih pada harga Rp130.000/Kg, sedangkan, tulang sapi saya jual Rp90.000/Kg," ujar Nopri, pedagang daging sapi potong di Pasar Baru Baturaja secara terpisah menambahkan.

Menurutnya, mendekati bulan suci Ramadan tahun ini biasanya harga daging sapi mengalami kenaikan yang dipicu oleh banyaknya permintaan pasar.

"Biasanya naik sekitar 10-15 persen mengikuti harga pasar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.