Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ICCD: Dunia Hadapi Krisis Ekonomi Global akibat Jauh dari Nilai Moral

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Menyoroti sektor swasta, ia menyebut sektor tersebut memiliki kapasitas untuk mendorong pembangunan melalui kemitraan dengan sektor publik, dengan dukungan komitmen politik, regulasi yang kondusif, serta kelembagaan yang kuat dan akuntabel.

Dalam konteks ini, ia memuji reformasi ekonomi yang tengah dilaksanakan di sejumlah negara, khususnya Kerajaan Arab Saudi.

Ia menilai Visi Saudi 2030 telah menghadirkan model yang praktis dan berorientasi ke masa depan dalam mendefinisikan ulang hubungan antara negara dan perekonomian.

Visi tersebut, ujarnya, telah memperkuat peran sektor swasta melalui reformasi regulasi yang komprehensif, investasi infrastruktur berskala besar, serta percepatan transformasi digital.

Kamel menambahkan bahwa liberalisasi ekonomi dan modernisasi kelembagaan yang berkelanjutan di Kerajaan Arab Saudi mencerminkan pergeseran internasional yang lebih luas menuju pemberdayaan sektor swasta sebagai penggerak utama pertumbuhan berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, dan ketahanan ekonomi.

Indonesia Economic Summit 2026 yang diselenggarakan pada momentum krusial bagi perekonomian global ini menegaskan pentingnya platform dialog yang mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin sektor swasta, dan lembaga riset untuk meninjau ulang model pertumbuhan, memperkuat kerja sama lintas negara dan menyelaraskan kebijakan publik dengan dinamika pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.