Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Minta Atap Rusun dan Rumah di Jakarta Tak Lagi Gunakan Seng

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Pramono Minta Atap Rusun dan Rumah di Jakarta Tak Lagi Gunakan Seng Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar rumah susun (rusun) atau rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah Jakarta, tak lagi menggunakan atap seng.

“Saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta udah nggak boleh lagi pakai seng,” kata Pramono saat dijumpai di Balai Kota, Rabu (04/2).

Adapun perintah Pramono ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

“Jadi hal yang berkaitan dengan gentengisasi, tentunya DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden. Karena memang bagi Jakarta juga lebih baik,” ujar Pramono.

Kendati demikian, Pramono belum menjelaskan secara rinci terkait rumah-rumah di permukiman warga yang sudah lebih dulu menggunakan atap seng.

Pramono belum menegaskan apakah nantinya atap seng di rumah permukiman warga juga akan diganti menggunakan genteng.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau "gentengisasi" sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2)  Presiden mengatakan bahwa penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.

Menurutnya, hal ini tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi.

Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, yang peralatannya relatif terjangkau. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh, karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain agar lebih ringan dan kuat.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah lebih indah, serta terbebas dari atap-atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.