Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Curah Hujan di NTB Masih Tinggi pada Awal Februari 2026

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 12:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Curah Hujan di NTB Masih Tinggi pada Awal Februari 2026 Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pengendara diguyur hujan saat melintasi jalan raya Bypass Mataram-Gerung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/10/2025).

MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan masih tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada awal Februari 2026 dengan peluang hujan lebat di sebagian besar wilayah Lombok, Sumbawa, dan Bima.

"Ada potensi hujan dengan intensitas tinggi di dasarian I Februari 2026," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG NTB, Made Budi Setiawan, dalam pernyataan di Mataram, Rabu (04/3).

Ia menjelaskan periode 1–10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.

Kondisi itu, katanya, berpotensi terjadi di sebagian besar Pulau Lombok, sebagian besar Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa, serta sebagian Kabupaten Dompu dan Bima.

"Kami imbau masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba," ucap Made.

BMKG juga memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih tinggi pada awal Februari 2026, yakni di atas 100 milimeter per dasarian sebanyak 50 hingga 70 persen.

Daerah yang berpotensi mengalami hujan kategori menengah hingga lebat meliputi sebagian besar Kabupaten Lombok Utara, sebagian Kabupaten Lombok Timur, sebagian kecil Kabupaten Lombok Tengah, sebagian Kabupaten Sumbawa, serta sebagian Kabupaten Bima bagian utara.

"Saat ini wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncak," katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan analisa BMKG pada dasarian III Januari 2026, curah hujan di seluruh wilayah NTB secara umum bervariasi dari kategori menengah antara 101 sampai 150 milimeter dasarian hingga sangat tinggi lebih dari 300 milimeter dasarian.

Sifat hujan secara umum didominasi kategori atas normal. Curah hujan tertinggi tercatat oleh pos hujan Senaru di Kabupaten Lombok Utara sebesar 383 milimeter per dasarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.