Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bencana Tanah Longsor Terjadi di Kudus dan Menutup Akses Jalan

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bencana Tanah Longsor Terjadi di Kudus dan Menutup Akses Jalan Doc: ANTARA
Ket. Alat berat diterjunkan untuk membersihkan jalan dari material longsor yang menutup akses Jalan Menawan-Rahtawu di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026).

KUDUS – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga mengakibatkan akses Jalan Menawan-Rahtawu di desa setempat tertutup material longsor.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, di Kudus, Selasa (03/2), bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Senin (02/2) pukul 23.00 WIB, lokasinya di Jalan Menawan-Rahtawu.

Sebelum terjadi longsor, kata dia, daerah setempat sempat turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kemudian, tebing di tepi Jalan Menawan-Rahtawu setinggi 8 meter dan panjang 5 meter mengalami longsor dan materialnya menutup akses jalan.

Untuk mempercepat penanganan material longsor tersebut, maka didatangkan alat berat agar akses jalan bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat atau lebih.

"Selasa (03/2) pagi, alhamdulillah sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Pagi ini masih dilanjutkan kerja bakti, setelah Senin (2/2) malam material longsor yang menutup akses jalan tersebut dibersihkan secara bergotong-royong," ujarnya.

Dalam evakuasi material longsor tersebut, selain menerjunkan petugas BPBD Kudus, juga melibatkan petugas dari Dinas PUPR, TNI/Polri, Pemerintah Desa Rahtawu, Destana Rahtawu, Relawan BPBD, serta warga sekitar.

Camat Gebog Fariq Mustofa menambahkan material longsor dan beberapa pohon yang tumbang memang sudah dievakuasi oleh para relawan.

Untuk sementara, kata dia, akses jalan sudah bisa dilalui, terutama sepeda motor. Sedangkan mobil menunggu proses evakuasi selesai.

Ia meminta masyarakat untuk waspada, mengingat di sepanjang Jalan Menawan-Rahtawu terdapat tebing tinggi, sehingga ketika curah hujan tinggi patut waspada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.