Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adopsi Kecerdasan Buatan Tergantung pada....

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Adopsi Kecerdasan Buatan Tergantung pada.... Doc: ist
Ket. perlu peran pimpinan perusahaan

JAKARTA – Para pemimpin perusahaan menjadi penentu dalam mengadopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Pesan ini disampaikan President & CEO Dale Carnegie Global, Joe Hart. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan AI, perlunya pemimpin perusahaan memikirkan strategi jangka panjang mengenai perubahan apa yang ingin dicapai melalui pemanfaatan teknologi tersebut.

“Memang hype-nya (AI), kayaknya kalau enggak sekarang ketinggalan. Tapi leaders itu perlu punya strategi jangka panjang, AI ini nanti akan digunakan untuk mentransformasi apa, lalu bagaimana melibatkan karyawan yang sudah ada supaya mereka juga bisa mendukung program jangka panjang itu,” kata Joe Hart dalam acara diskusi di Jakarta, Senin.

Joe Hart menilai menilai banyaknya kemunculan berbagai tools AI mendorong perusahaan terutama pemimpin bisnis tergoda menggunakannya secara sekaligus. Namun pendekatan ini menimbulkan dampak kurangnya komunikasi sehingga tools tidak dimanfaatkan dengan baik, serta menurunnya kepercayaan karyawan lantaran minimnya keterbukaan soal tujuan penggunaan AI.

“Di sisi trust (kepercayaan), jadi ketika mereka mengadopsi AI tapi tidak ada keterbukaan tentang tujuannya seperti apa, maka begitu karyawan tiba-tiba tahu, mereka akan mengatakan, ‘wah tunggu dulu, ini buat saya nanti risikonya apa?’ mereka jadi takut,” tutur dia.

Joe Hart mengatakan berdasarkan hasil temuan bahwa perubahan adopsi AI itu masih sebatas memperbaiki proses yang ada sekarang untuk menjadi lebih cepat, unggul, namun bukan pada transformasi bisnis itu sendiri. “Kalau nanti larinya ke transformasi, otomatis orang itu pasti akan merasa ada risiko mereka akan dikurangi atau apa, dan itu kemudian penggunaannya jadi dicurigai,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Joe Hart menekankan bahwa peran kepemimpinan penting dalam adopsi AI. Pemimpin perlu berani mengambil kendali, namun terlebih dahulu harus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memimpin organisasi dalam menghadapi perubahan berbasis AI. “Leader harus naik kelas dulu baru bisa memimpin organisasi mengadopsi AI. Kalau gaya kepemimpinan seperti sekarang (belum terlalu mengerti) mau mengadopsi AI, takutnya malah kacau balau,” ujar dia.

Sebagai perusahaan konsultan dan pelatihan pengembangan kepemimpinan, Dale Carnegie Indonesia yang juga bagian dari jaringan global Dale Carnegie memperkenalkan kerangka Take Command sebagai panduan kepemimpinan yang relevan di era AI. Kerangka ini dibangun di atas tiga pilar utama, yakni mindset, relationships dan future. Pada mindset, membantu pemimpin bertindak dengan kejelasan, ketenangan, dan kepercayaan diri dalam menghadapi perubahan cepat.

Relationships, membangun kepercayaan, menjembatani kesenjangan lintas generasi, serta memperkuat kolaborasi di lingkungan kerja yang semakin kompleks. Future, merancang strategi jangka panjang yang menyatukan kekuatan manusia dan teknologi secara intentional untuk pertumbuhan berkelanjutan. Adapun kerangka ini menegaskan bahwa kepemimpinan di era AI bukan tentang menguasai teknologi, melainkan tentang mengambil kendali atas arah, budaya, dan perilaku organisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Sabalenka Waspadai Kejutan ...
Olahraga
Barcelona Juara Joan Gamper...

Venus Williams Dapat Wildcard Tampil di US Open 2026

58 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Venus Williams Dapat Wildca...
Olahraga
Aston Villa Perkuat Skuad, ...
Olahraga
Gol-Gol Menegangkan! Barcel...
Megapolitan
Jakarta Berawan Kamis Pagi,...
Luar Negeri
Pertemuan Menlu China dan K...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.